SUARABOTIM.COM – Rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar sejak pertengahan Mei hingga akhir Juni 2026 berhasil mencatat sebanyak 140.357 kunjungan masyarakat dan wisatawan.
Berbagai kegiatan yang mengusung konsep olahraga, seni budaya, hiburan, pelayanan publik, pelestarian lingkungan, hingga promosi pariwisata mendapat sambutan antusias dari warga Kabupaten Bogor maupun pengunjung dari berbagai daerah.
Keberhasilan penyelenggaraan HJB ke-544 tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi daerah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa mengatakan, rangkaian Hari Jadi Bogor tahun ini turut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor.
Menurutnya, berbagai program promosi dan potongan harga yang diberikan pengelola destinasi wisata, hotel, restoran, serta pelaku usaha pariwisata sepanjang Mei 2026 berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk berlibur ke Kabupaten Bogor.
“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Kabupaten Bogor. Berbagai promo menarik yang diselenggarakan oleh pengelola destinasi wisata, hotel, restoran, serta pelaku usaha pariwisata selama bulan Mei berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata ke Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Kamis (2/7/2026).
“Sinergi antara penyelenggaraan event, promosi pariwisata, dan dukungan para pelaku industri tersebut berhasil mencatat 1.605.915 kunjungan wisatawan sepanjang bulan Mei 2026,” sambungnya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan bahwa Hari Jadi Bogor tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan juga mampu menjadi penggerak utama sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan hasil rekapitulasi pelaksanaan kegiatan, jumlah kunjungan masyarakat dan wisatawan selama rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544 mencapai 140.357 orang.
Angka tersebut memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap berbagai agenda yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama seluruh pemangku kepentingan.
Dari seluruh rangkaian kegiatan, Kabogorfest 2026 menjadi acara yang paling banyak diminati dengan total 98.785 pengunjung. Festival tersebut menghadirkan pameran UMKM, pertunjukan seni budaya, hiburan, kuliner, hingga berbagai atraksi yang sukses menarik masyarakat dalam jumlah besar.
“Pada sektor sport tourism, Bogor Run 2026 berhasil menghadirkan sekitar 6.000 peserta dan pengunjung. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini turut meningkatkan tingkat kunjungan ke berbagai destinasi wisata, hotel, restoran, dan pusat-pusat ekonomi di Kabupaten Bogor,” terangnya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat pada Festival Budaya Nusantara dan Melody Fest yang masing-masing berhasil menarik sekitar 5.000 pengunjung.
Kedua kegiatan tersebut menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap sajian seni, budaya, dan hiburan yang dikemas sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Bogor.
Di sisi lain, Bogor Hujan Trail Adventure sukses menghadirkan sekitar 3.000 peserta dan pengunjung, sekaligus memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai destinasi wisata alam dan olahraga yang memiliki daya tarik tinggi.
Tak hanya berfokus pada hiburan, rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544 juga menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui program 100 Jam Nonstop Pelayanan Publik.
“Program tersebut dimanfaatkan oleh 2.712 masyarakat, menunjukkan tingginya kebutuhan warga terhadap layanan publik yang mudah diakses,” ucapnya.
Rangkaian penutup Hari Jadi Bogor ke-544 pun berlangsung meriah melalui Helaran Hari Jadi Bogor yang dihadiri sekitar 10.000 masyarakat.
Selain itu, Car Free Night Istimewa dan Car Free Day Istimewa masing-masing berhasil menarik sekitar 2.000 pengunjung, menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Bogor.
“Keberhasilan penyelenggaraan HJB ke-544 menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, perangkat daerah, komunitas, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, dunia usaha, media, dan seluruh elemen masyarakat mampu menghadirkan rangkaian kegiatan yang berkualitas,” tuturnya.
“Selain memberikan hiburan bagi masyarakat, rangkaian HJB ke-544 juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, memperkuat sektor ekonomi kreatif, serta semakin mengukuhkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia,” tutupnya.
(Pandu)







