Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Karang Taruna Desa Tlajung Udik bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Tlajung Udik menggelar musyawarah terkait penanganan sampah di aliran Sungai Ciranggon yang berlangsung di Aula Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (19/8/25).
Musyawarah ini digelar sebagai upaya mencari solusi bersama atas permasalahan sampah yang kerap menumpuk di kawasan Ciranggon hingga Cikadu.
Seluruh karang taruna yang berada di Desa Tlajung udik dan semua unsur lembaga di Desa Tlajung Udik serta relawan dihadirkan dalam musyawarah tersebut.
Ketua Karang Taruna Desa Tlajung Udik, Hendra Kurniawan mengatakan, bahwa persoalan sampah di Sungai Ciranggon tidak bisa diselesaikan oleh satu kelompok saja. Dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak agar program kebersihan sungai berjalan maksimal.
“Beberapa minggu lalu, kami melihat langsung kondisi sampah dari hulu sampai ke Ciranggon. Ini masalah yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu Pokja. Kami dari Karang Taruna Desa Tlajung Udik siap berkolaborasi untuk aksi bersih-bersih Sungai Ciranggon hingga Cikadu,” ujar Hendra.
Hendra menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar wacana. Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Kalau bukan kita yang peduli dengan lingkungan, siapa lagi? Karang Taruna itu sifatnya sosial tanpa pamrih. Jadi kita dukung penuh program kepala desa terkait penanganan sampah ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim menekankan, pentingnya persatuan dalam menjalankan aksi sosial demi kepentingan masyarakat.
Ia berharap, musyawarah ini dapat menghasilkan kesepakatan bersama untuk penanganan sampah di Sungai Ciranggon.
“Ini adalah kewajiban kita bersama. Melihat kondisi Ciranggon dan Cikadu yang memprihatinkan, perlu ada aksi nyata yang dilakukan secara gotong royong. Tidak bisa personal, semua unsur masyarakat harus turun tangan,” kata Yusuf.
Di tempat yang sama, Ketua MPKT Desa Tlajung Udik, Abdul Harly menambahkan, bahwa keberhasilan program kebersihan sungai akan bergantung pada kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kita perlu menentukan kapan aksi bersih-bersih dilakukan dan dari titik mana akan dimulai. Semua ini butuh kebersamaan dan kepedulian nyata,” ucapnya.
Melalui musyawarah ini, Pemdes dan Karang Taruna Tlajung Udik berharap tercipta sinergi antar-Pokja, organisasi masyarakat, dan warga desa dalam menjaga kelestarian Sungai Ciranggon sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
(Pandu)








Siapa pun Anda ..yuk Mari Ambil peranan dalam Giat aksi sosial Lingkungan Hidup ini…Selamat Berkumpul dan Bersatu “Orang² Resah”..
Salam Kesetiakawanan sosial ..