Saturday, October 31, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Tiba di Lokasi Bencana Gunung Sarik Padang, Destana Tlajung Udik Suplai 600 Porsi Makanan

by Ray
January 5, 2026
in Suara Desa
0
Destana Tlajung Udik tiba di lokasi bencana Padang

Destana Tlajung Udik saat memberikan 600 porsi makanan kepada korban bencana di Padang (foto : pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

Padang, SuaraBotim.Com – Tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, telah tiba di lokasi bencana alam banjir di Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

Setibanya di lokasi pada pukul 13:00, tim langsung bergerak melakukan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak.

READ ALSO

Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita

Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter

Pada hari pertama, Destana Tlajung Udik mengerahkan empat orang untuk pendistribusian makanan, yaitu Abdul Harly, Novri, Zati Hanani, dan Cholay.

Panitia penggalang dana Tlajung Udik Peduli sekaligus Sekretaris Desa Tlajung Udik, Abdul Harly, mengatakan kondisi di lapangan hingga saat ini masih belum sepenuhnya stabil.

Pasalnya, banjir kembali melanda wilayah tersebut pada Jumat (2/1/26), bertepatan dengan hari keberangkatan tim dari Bogor.

“Kondisinya sebetulnya masih belum stabil. Dua hari lalu, tepatnya tanggal 2, air kembali meluap dan banjir lagi. Informasinya, ketinggian air sempat hampir sepinggang orang dewasa,” ujar Abdul Harly kepada SuaraBotim.Com, Minggu (4/1/26).

Ia menyebutkan, meskipun saat ini air sudah surut, namun dampak banjir masih sangat dirasakan warga, terutama lumpur tebal yang menutupi permukiman dan fasilitas umum.

“Setelah kita tanya ke warga, masih banyak yang membutuhkan bantuan, khususnya untuk pembersihan lumpur yang tebal-tebal,” jelasnya.

Namun, Abdul Harly mengatakan, untuk kebutuhan logistik kemungkinan mencukupi karena banyaknya bantuan dari berbagai relawan di Indonesia sudah mulai berdatangan. Namun demikian, kebutuhan jangka panjang masih menjadi perhatian serius.

“Kalau logistik, bisa dibilang hampir dari seluruh Indonesia ada yang membantu. Mudah-mudahan tercukupi. Tapi yang paling ditunggu warga saat ini adalah hunian sementara, bahkan hunian tetap,” ungkapnya.

Abdul Harly menjelaskan, setibanya di Padang, tim Destana Tlajung Udik tidak berlama-lama beristirahat. Kurang dari satu jam setelah tiba, tim langsung bergerak ke sejumlah titik terdampak.

“Belum sempat makan siang, kami langsung bergerak. Saya bersama Bang Kolai menuju dua lokasi berbeda untuk distribusi bantuan,” katanya.

Pada tahap awal, Destana Tlajung Udik langsung menyalurkan sebanyak 600 porsi makanan siap saji kepada warga terdampak. Penyaluran dilakukan bersama beberapa relawan dari komunitas lain.

Penyaluran makanan tersebut berada di dua lokasi yaitu Brandon Lapai, RT.02/02 Kecamatan Nanggalo, Kota Padang dan Lapau nungguo, RT.02 06 Kecamatan Kuranji. Kota Padang.

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Walaupun saat kami datang air sudah tidak ada, tapi sisa lumpur masih becek di mana-mana. Katanya Jusuf Kala bakal memberikan alat berat excavator untuk pembersihan lumpur, tapi belum tahu kapan direalisasikan,” ujarnya.

Selain lumpur, lanjut Abdul Harly, kebutuhan air bersih juga masih menjadi kendala bagi warga di sejumlah titik.

“Air bersih masih sulit. Sebagian dibantu pemerintah, sebagian lagi warga mengambil dari wilayah terdekat yang tidak terdampak,” jelas Abdul Harly.

Ia mencontohkan, di salah satu wilayah RW 04 terdapat enam RT, namun hanya tiga RT yang terdampak banjir cukup parah.

Destana Tlajung Udik sendiri tidak hanya fokus pada satu titik lokasi. Tim melakukan penilaian kondisi dan berpindah ke beberapa lokasi terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.

“Di Padang ini ada beberapa desa dan RW yang terdampak. Jadi tidak hanya satu titik. Posko kita memang di satu lokasi, tapi besok kita akan bergeser ke lokasi lain. Hari ini saja kita sudah masuk ke tiga lokasi berbeda,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu relawan pecinta alam yang tergabung dalam tim Destana Tlajung Udik, Supriadi Cholay, menyampaikan bahwa sejumlah lokasi masih tertutup lumpur dan material kayu akibat banjir.

“Saat ini beberapa titik masih terendam lumpur dan potongan kayu. Tim sudah melakukan pendistribusian makanan siap saji serta pendampingan trauma healing kepada warga,” ujarnya.

Supriadi Cholay menambahkan, masih terdapat beberapa titik yang belum terjangkau pendistribusian makanan cepat saji maupun pembersihan lumpur, terutama di sepanjang jalan utama yang terdampak banjir.

“Ada beberala titik yang belum bisa terjangkau untuk menyalurkan makanan karena akses jalan yang dipenuhi lumpur,” tutupnya.

(pandu)

Tags: 600 Porsi MakananBencana Gunung Sarik PadangDestana Tlajung UdikSekdes Tlajung Udik Abdul Harly

Related Posts

Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita
Suara Desa

Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita

October 25, 2026
Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter
Suara Desa

Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter

October 21, 2026
Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu
Suara Desa

BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun

October 14, 2026
BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun
Suara Desa

Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu

October 14, 2026
Mepet Akhir Tahun, Bankeu Desa Tahap Dua di Kabupaten Bogor Terancam Tak Cair
Suara Desa

Mepet Akhir Tahun, Bankeu Desa Tahap Dua di Kabupaten Bogor Terancam Tak Cair

October 13, 2026
Akibatkan Banjir, Warga Leuwijambe Pertanyakan Izin Proyek PT.Putra Mahkota Land
Suara Desa

Akibatkan Banjir, Warga Leuwijambe Pertanyakan Izin Proyek PT.Putra Mahkota Land

October 7, 2026
Next Post
Kadis DPKPP Kabupaten Bogor Eko Mujiarto

Nama Ruko Pangeran Sake Tuai Polemik, DPKPP Kabupaten Bogor Lakukan Pembahasan Dengan Bupati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Perkuat Pasar Domestik dan Ekspor, Solusi Bangun Indonesia Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan
  • Enam Bulan Sebelum Masa Jabatan Berakhir, Pansel Pemilu Belum Dibentuk, Yusfitriadi: Melanggar UU
  • Usai Diperiksa KPK, Politisi Gerindra Ini Minta Publik Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
  • Rudy Susmanto Kenalkan Wahana Paintball di Hotel Horison Ultima Sayaga
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?