Thursday, April 30, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

DPMD Kabupaten Bogor Tegaskan Publikasi Anggaran Desa Tak Wajib Lewat Media Sosial

by Arsyit Syarifudin
January 6, 2026
in Suara Desa
0
Kepala DPMD Kabupaten Bogor Hadijana saat memberikan penjelasan terkait publikasi anggaran desa

Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Hadijana sebut tak wajibkan publikasi anggaran melalui media sosial. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menegaskan bahwa publikasi anggaran desa bersifat wajib, namun tidak harus dilakukan melalui media sosial.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Hadijana, menanggapi imbauan Gubernur Jawa Barat terkait keterbukaan anggaran pemerintah.

READ ALSO

‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎

Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Sumbar Pelajari Pengelolaan Desa dan Ketahanan Pangan

Hadijana menjelaskan, secara regulasi seluruh anggaran desa memang harus dipublikasikan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. Namun, bentuk publikasi tidak dibatasi hanya melalui media sosial.

“Semua anggaran dalam ketentuannya memang wajib dipublikasikan, tapi pemahaman publikasi itu beragam. Bisa melalui media cetak, media elektronik, media sosial, maupun baliho yang dipasang di desa,” ujar Hadijana Kepada SuaraBotim.Com di Aula Desa Gunung Putri, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, selama ini muncul anggapan bahwa publikasi anggaran harus dilakukan melalui media tertentu, termasuk media sosial. Padahal, regulasi tidak mengatur secara spesifik media yang wajib digunakan.

“Kalau dilihat dalam regulasinya, medianya boleh apa saja. Tidak harus media sosial. Yang penting anggarannya dipublikasikan,” jelasnya.

Meski demikian, Hadijana tidak menampik bahwa penggunaan media sosial saat ini dinilai lebih efektif seiring perkembangan digital.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua desa memiliki kemampuan atau sumber daya untuk mengelola media sosial secara optimal.

“Sekarang memang ramai media sosial, dan itu boleh, bahkan bagus. Tapi tidak semua desa menguasai hal tersebut,” katanya.

Hadijana juga mencontohkan, publikasi anggaran desa juga dapat dilakukan melalui pemasangan baliho di wilayah Desa Gunung Putri.

“Misalnya di Gunung Putri, dipasang baliho berisi APBDes. Penerimaan sekian, pengeluaran sekian. Itu juga bentuk publikasi yang sah,” ungkapnya.

Terlebih, Hadijana menambahkan, kerap muncul tekanan dari kelompok tertentu yang menginginkan publikasi anggaran dilakukan melalui saluran tertentu saja.

“Seolah-olah kalau tidak lewat media tertentu dianggap bukan publikasi. Padahal itu keliru,” tegasnya.

Namun, Hadijana menyebutkan, bahwa jika ada desa yang dinilai tidak terbuka dalam publikasi anggaran, maka mekanisme pembinaan akan dilakukan terlebih dahulu oleh pihak kecamatan.

“Camat melakukan pembinaan ke desa. Kalau upaya sudah dilakukan dan masih bermasalah, baru kita turunkan tim untuk audit atau langkah lanjutan. Dugaan harus jelas,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan seluruh tingkatan pemerintahan di Jawa Barat mengumumkan anggaran belanja secara terbuka melalui media sosial.

“Anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan, baik provinsi, kabupaten/kota, kelurahan, maupun desa, diumumkan melalui media sosial agar diketahui publik secara terbuka,” kata Dedi, dikutip dari unggahan video di akun Instagram pribadinya, Senin (5/1/2026).

Selain transparansi anggaran, Dedi juga mewajibkan setiap instansi pemerintah menyampaikan laporan capaian kinerja secara rutin setiap bulan.

Menurutnya, keterbukaan anggaran dan kinerja sangat penting karena seluruh dana pemerintah bersumber dari pajak masyarakat.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan secara tertutup. Transparansi dan akuntabilitas adalah satu-satunya jalan,” tegas mantan Bupati Purwakarta tersebut.

Dedi berharap, kebijakan ini dapat memperkuat pengawasan publik dan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Jawa Barat.

“Semoga langkah ini menjadi jalan terang untuk mewujudkan Jawa Barat yang istimewa,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: Anggaran DesaDedi MulyadiDPMD Kabupaten BogorGunung PutriTransparansi

Related Posts

‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎
Suara Desa

‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎

April 29, 2026
Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Sumbar Pelajari Pengelolaan Desa dan Ketahanan Pangan
Suara Desa

Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Sumbar Pelajari Pengelolaan Desa dan Ketahanan Pangan

April 23, 2026
Pemkab Bogor dan TNI Gelar TMMD ke-128 di Cigudeg, Fokus Buka Akses Jalan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Suara Desa

Pemkab Bogor dan TNI Gelar TMMD ke-128 di Cigudeg, Fokus Buka Akses Jalan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

April 22, 2026
Jalur RI 1 Cijayanti Ditata, Bangunan Liar Dibersihkan dan PKL Direlokasi
Suara Desa

Jalur RI 1 Cijayanti Ditata, Bangunan Liar Dibersihkan dan PKL Direlokasi

April 19, 2026
‎Jalan GBJ Gunung Putri Rusak Lagi, Drainase dan PKL Diduga Jadi Biang Kerok
Suara Desa

‎Jalan GBJ Gunung Putri Rusak Lagi, Drainase dan PKL Diduga Jadi Biang Kerok

April 12, 2026
Desa Gunung Putri Raih Juara 3 Gapura Sri Baduga Berkat Penguatan Literasi
Suara Desa

Desa Gunung Putri Raih Juara 3 Gapura Sri Baduga Berkat Penguatan Literasi

April 10, 2026
Next Post
Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran desa terbaik.

Sabet Desa Terbaik III Jabar, Desa Gunung Putri Bogor Raih Bonus Rp6 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Bupati Bogor Minta APH Dalami Dugaan Jual Beli Jabatan
  • KPAD Kabupaten Bogor Siap Sidak Daycare, Imbas Kasus Little Aresha Yogyakarta
  • Pemkab Bogor Perkuat Penanganan Sampah, Kolaborasi hingga Desa Jadi Kunci
  • Alarm dari Bekasi Timur: Pemkab Bogor Bakal Bikin Pos dan Palang Kereta
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?