SUARABOTIM.COM – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk pembangunan akademi olahraga nasional yang terintegrasi dengan pusat pelatihan tim nasional di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sekretaris Jenderal Kemenpora, Gunawan Suswantoro, mengatakan anggaran tersebut akan digunakan selama tiga tahun dalam rangka pembangunan fasilitas olahraga berstandar nasional dan internasional.
“Selama tiga tahun itu diperkirakan sekitar Rp5 triliun,” ujar Gunawan kepada SuaraBotim.Com, Senin (18/5/26).
Akademi olahraga tersebut nantinya akan menjadi pusat pembinaan atlet muda berbakat dari seluruh Indonesia yang diproyeksikan untuk bersaing di tingkat dunia.
Seleksi atlet akan dilakukan dari 21 cabang olahraga prioritas yang telah ditetapkan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Adapun 21 cabang olahraga tersebut meliputi atletik, senam, akuatik, bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, sepak bola, menembak, judo, tinju, taekwondo, balap sepeda, voli pantai (2×2), bola basket (3×3), dayung (rowing dan canoe), tenis, anggar, gulat, equestrian, serta pencak silat.
Gunawan menjelaskan, jumlah kapasitas atlet dari masing-masing cabang olahraga masih dalam tahap perencanaan, namun seleksi akan dilakukan secara nasional.
“Kita memilih atlet-atlet yang potensinya sangat bagus dari 21 cabang tersebut. Untuk jumlah per cabang masih belum ditentukan,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh atlet yang ditempatkan dilokasi tersebut akan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
“Seluruh Indonesia,” tegasnya.
Selain fasilitas sekolah olahraga, kawasan akademi juga akan dilengkapi dengan venue pertandingan dan fasilitas penelitian untuk mendukung pengembangan setiap cabang olahraga.
“Sekolah dan venue olahraga semuanya lengkap. Bahkan untuk penelitian terhadap masing-masing cabang olahraga juga disiapkan,” ungkap Gunawan.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor turut dilibatkan, khususnya dalam aspek Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), tata ruang, serta perizinan dan administrasi wilayah.
“Pemkab Bogor tentunya terkait dengan Amdal, tata ruang dan sebagainya. Itu pasti akan terlibat langsung,” ujarnya.
Untuk tahap awal pembangunan, lokasi proyek akademi olahraga nasional tersebut berada di Desa Candali dan Desa Cemplang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
(Pandu)







