Gunung Putri, SuaraBotim.Com– Kepala Desa Bojong Nangka, H Amir Arsyad mendesak agar perbaikan SD Negeri 3 Cikuda dapat direalisasikan pada tahun 2025, mengingat kondisi bangunan sekolah yang sudah sangat memprihatinkan.
“Alhamdulillah, SD Negeri 3 Cikuda sudah masuk dalam usulan Musrenbang untuk tahun 2026. Namun, karena kondisinya sudah sangat urgent, saya meminta Dinas Pendidikan (Disdik) dan Pemerintah Kabupaten Bogor agar merealisasikan pembangunannya lebih cepat, yakni di tahun 2025,” ujar Kepala Desa Bojong Nangka H Amir Arsyad kepada SuaraBotim.com, Kamis (6/2/25).
Menurutnya, kerusakan sekolah tersebut sudah sangat parah, sehingga membahayakan keselamatan siswa dan guru, terutama saat hujan deras dan angin kencang.
“Kami tidak ingin ada musibah yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, antisipasi harus segera dilakukan agar tidak terlambat,” tegasnya.
“Laporan mengenai kondisi SD Negeri 3 Cikuda sudah disampaikan sejak tahun 2024 dan terus diusulkan setiap tahun,” tambahnya
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, H Achmad Fathoni, menyatakan bahwa pihaknya siap mendorong agar pembangunan sekolah tersebut dapat masuk dalam anggaran 2025.
“Memang dalam perencanaan awal, SD Negeri 3 Cikuda baru akan masuk anggaran 2026. Tapi melihat kondisinya yang mendesak, kami akan mencoba berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan agar bisa direalisasikan di 2025,” katanya.
Fathoni juga menyoroti, pentingnya komunikasi intensif antara pihak sekolah, pemerintah desa, dan DPRD dalam menyampaikan kondisi fasilitas pendidikan di wilayahnya.
“Kalau ada kondisi mendesak seperti ini, sebaiknya jangan menunggu Musrenbang. Kalau saya tahu lebih awal, pasti sudah saya dorong sejak kemarin ke Disdik. Makanya, kepala sekolah dan pemerintah desa harus lebih sering berkoordinasi,” jelasnya.
“Jika usulan sudah disampaikan sejak lama, peluang untuk percepatan pembangunan lebih besar. Namun, jika baru diajukan, maka akan lebih sulit karena harus masuk dalam antrean perencanaan anggaran,” tutupnya.
(pandu)







