SUARABOTIM.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyayangkan beredarnya video viral dua pria dalam konten bertema “A Day In My Life” yang dikaitkan dengan perilaku LGBT di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Sastra menilai kejadian tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga lingkungan keluarga, khususnya anak-anak.
“Kita menyayangkan kejadian yang ada di Leuwiliang. Tentu ini menjadi peringatan, mohon kita untuk bisa lebih hati-hati menjaga keluarga kita, menjaga anak kita,” kata Sastra kepada SuaraBotim.Com, Rabu (23/9/26).
Menurut Sastra, imbauan yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat menjadi salah satu langkah awal untuk mencegah munculnya kasus serupa di tengah masyarakat.
“Tentu dengan adanya imbauan dari Pak Bupati, tentu itu menjadi acuan kita untuk bagaimana kita bisa memitigasi, jangan sampai hal-hal itu bisa terjadi untuk masyarakat kita di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Terkait belum adanya Peraturan Daerah (Perda) yang secara khusus mengatur persoalan tersebut, Sastra mengatakan, DPRD Kabupaten Bogor akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membahas langkah lanjutan.
“Nah, makanya kita akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya Pak Bupati, untuk bagaimana tindak lanjut karena ini hanya surat imbauan untuk tidak terjadi LGBT,” jelasnya.
Sastra menyebut pihaknya juga akan berkoordinasi dengan bagian perundang-undangan untuk mengkaji kemungkinan regulasi yang lebih kuat dalam menangani persoalan tersebut.
“Kita berharap Pak Bupati atau nanti kita berkoordinasi dengan bagian perundang-undangan untuk bagaimana mengkaji menjadi sebuah peraturan daerah,” katanya.
Namun, Sastra mengakui hingga saat ini DPRD Kabupaten Bogor belum menerima perkembangan terbaru dari pemerintah daerah terkait tindak lanjut atas imbauan tersebut.
“Nah, makanya untuk update dari pemerintah daerah kami belum menerima. Dengan terjadinya kemarin hal-hal seperti itu, kita berharap pemerintah daerah bisa lebih proaktif,” ungkapnya.
Terlebih, Sastra juga menyinggung informasi mengenai pemeriksaan kesehatan terhadap dua pria yang terlibat dalam kasus tersebut. Ia mengatakan isu kesehatan tersebut perlu ditangani secara tepat berdasarkan hasil pemeriksaan dan informasi resmi dari pihak berwenang.
“Kalau tidak salah saya baca di media, ketika dicek ternyata HIV, ya, ada terindikasi HIV. Ini ancaman bagi kita semua, kita harus menjaga keluarga kita dari hal-hal seperti itu,” pungkasnya.
(Pandu)







