Tuesday, October 27, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

KPAD Kabupaten Bogor Ingatkan Bahaya Game Online dan Penggunaan Gadget Berlebihan pada Anak

by Arsyit Syarifudin
August 13, 2025
in Suara Bogor
0
KPAD Kabupaten Bogor Ingatkan Bahaya Game Online dan Penggunaan Gadget Berlebihan pada Anak
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor mengingatkan para orang tua akan bahaya penggunaan gadget dan game online berlebihan pada anak, terutama yang masih dalam masa pertumbuhan.

Pasalnya, penggunaan yang tidak terkontrol dinilai dapat mengganggu perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak.

READ ALSO

Pekan Seni Media RUPAKALA Hadir di Kabupaten Bogor, Pamerkan Ratusan Karya Seni

Duka Pelajar Tamansari Tewas Usai Nonton Bola, Rudy: Semoga Ini Tangisan Terakhir Seorang Ibu

Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Waspada menjelaskan, bahwa dampak negatif gadget terhadap anak sangat signifikan, terutama untuk pertumbuhan anak.

“Anak bisa menjadi asosial, kurang bersosialisasi, dan lebih senang bermain dengan gamenya sendiri. Secara kognitif, anak menjadi malas belajar, apalagi jika sudah kecanduan,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (13/8/25).

“Secara afektif, anak menjadi kurang peka terhadap lingkungan, teman, maupun orang tua. Secara psikomotorik, anak jadi jarang bergerak sehingga perkembangan motoriknya terganggu,” terusnya.

Menurut Waspada, bahaya semakin besar jika anak mengakses game online yang mengandung unsur kekerasan.

“Jika dalam game banyak adegan kekerasan, anak akan menganggap kekerasan sebagai hal biasa atau bahkan hiburan. Mereka bisa memukul teman atau melakukan tindakan agresif tanpa memahami bahwa itu berbahaya,” tegasnya.

Meski ada potensi dampak positif, seperti hiburan atau nilai edukatif dari konten tertentu, Waspada menilai, dampak negatif game online jauh lebih besar jika tidak disaring dan dibatasi.

Ia juga menyarankan, agar anak lebih banyak bermain permainan tradisional yang mengasah kreativitas dan interaksi sosial.

“Misalnya membuat mobil-mobilan dari kulit jeruk. Itu memicu kreativitas, melatih motorik, mengasah kognitif, dan membangun afektif karena anak akan mengajak teman-temannya bermain,” katanya.

KPAD Kabupaten Bogor juga menemukan fakta mengkhawatirkan dari forum diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion / FGD) yang digelar beberapa waktu lalu. Dalam salah satu kasus, seorang anak berusia dua tahun belum bisa berbicara karena kecanduan gadget.

“Seharusnya, anak usia dua tahun sudah memiliki sekitar 10.000 kosakata dan bisa bicara lancar. Tapi anak ini hanya diam, asyik dengan gadgetnya. Akibatnya, saraf lidah dan otak tidak terstimulasi. Kondisi ini membutuhkan terapi jangka panjang,” ungkapnya.

Selain terlambat bicara, KPAD juga menemukan literatur dan laporan terkait dampak fisik penggunaan gadget, seperti iritasi mata, risiko kebutaan, kerusakan saraf otak akibat radiasi, hingga gangguan psikologis.

“Kami selalu mengimbau kepada orang tua, terutama yang memiliki anak balita, untuk tidak membelikan handphone. Otak anak masih rentan, dan mereka belum mampu mengontrol diri. Lebih baik anak menangis sebentar tapi besoknya lupa, daripada membiarkan mereka bermain gadget yang berujung pada masalah jangka panjang,” tutupnya.

Sementara itu, warga Sukaraja, Saeful mengucapkan, bahwa penggunaan gadget berlebihan membuat anak malas bergerak, lupa makan, dan meninggalkan aktivitas lain.

“Dampak psikologisnya, anak jadi susah diatur dan cenderung membangkang. Memang ada sisi positifnya, seperti anak menjadi melek teknologi, tapi orang tua harus mengontrolnya,” ucapnya.

  1. (Pandu)
Tags: Bahaya Game OnlineDampak Gadget pada AnakEdukasi Orang TuaKPAD Kabupaten BogorPencegahan Kecanduan Gadget

Related Posts

Pekan Seni Media RUPAKALA Hadir di Kabupaten Bogor, Pamerkan Ratusan Karya Seni
Suara Bogor

Pekan Seni Media RUPAKALA Hadir di Kabupaten Bogor, Pamerkan Ratusan Karya Seni

October 26, 2026
Duka Pelajar Tamansari Tewas Usai Nonton Bola, Rudy: Semoga Ini Tangisan Terakhir Seorang Ibu
Suara Bogor

Duka Pelajar Tamansari Tewas Usai Nonton Bola, Rudy: Semoga Ini Tangisan Terakhir Seorang Ibu

October 26, 2026
Polres Bogor Siapkan 101 Personel dalam Operasi Patuh Lodaya 2026
Suara Bogor

Polres Bogor Siapkan 101 Personel dalam Operasi Patuh Lodaya 2026

October 26, 2026
Rudy Susmanto Bersama Syekh Abdul Somad Pererat Ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Bogor
Suara Bogor

Rudy Susmanto Bersama Syekh Abdul Somad Pererat Ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Bogor

October 26, 2026
Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, DKP Kabupaten Bogor Bagikan Sayur dan Buah Gratis
Suara Bogor

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, DKP Kabupaten Bogor Bagikan Sayur dan Buah Gratis

October 25, 2026
Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo
Suara Bogor

Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo

October 24, 2026
Next Post
Keren! Pemkab Bogor Raih Rekor MURI Sajian Talas Terbanyak

Keren! Pemkab Bogor Raih Rekor MURI Sajian Talas Terbanyak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Polres Bogor Jelaskan Tewasnya Suporter Remaja, IPDA Sigit: Dibacok Celurit
  • Kurang dari 1×24 jam, Polres Bogor Berhasil Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan Suporter di Bogor
  • Kurang dari 1×24 jam, Polres Bogor Berhasil Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan Suporter di Bogor
  • Polisi Beberkan Kronologis Tewasnya Suporter Remaja di Bogor, Polisi: Dibacok Menggunakan Celurit
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?