Sukamakmur, SuaraBotim.Com – Pemerintah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Sukamakmur Tahun 2025 di kantor Kecamatan Sukamakmur, pada Rabu (23/7/25)
Kegiatan keagamaan tahunan tersebut mengusung tema “Membangun Generasi Qurani dan Berakhlakul Karimah”.
MTQ secara resmi dibuka oleh Camat Sukamakmur, Bakri Hasan dan diikuti oleh 103 peserta dari 10 desa yang ada di wilayah Kecamatan Sukamakmur.
Ajang ini mempertandingkan delapan cabang lomba utama. Seperti, Tilawah Al-Qur’an, Qira’at, Hafalan (Tahfizh), Tafsir, Fahm Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, Kaligrafi (Khath) dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).
Bakti menyebut, peserta terbagi dalam beberapa kategori usia dan kemampuan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga penyandang disabilitas netra.
“MTQ ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat khususnya diwilayah Kecamatan Sukamakmur,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
“Kami berharap kepada para peserta bisa dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah,”terusnya.
Lebih lanjut, Bakri menyampaikan, bahwa kegiatan MTQ dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pendidikan agama, khususnya di pondok pesantren yang ada di wilayah Sukamakmur.
“MTQ ini bisa menjadi semacam samenan atau ujian terbuka bagi para santri. Masyarakat dapat melihat secara langsung hasil pembelajaran para santri selama ini, sekaligus menilai perkembangan kualitas keagamaan generasi muda,” jelasnya.
Peserta dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Sukamakmur yaitu, Desa Wargajaya 3 orang, Sukaharja 3 orang, Pabuaran 4 orang, Sukadamai 4 orang, Cibadak 4 orang, Sukaresmi 11 orang, Sukamulya 12 orang, Sirnajaya 14 orang, Sukawangi 20 orang, dan Sukamakmur 26 orang.
Antusiasme masyarakat pun tampak tinggi. Salah satu warga, Ipul mengungkapkan, bahwa MTQ ini memberi ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berkembang dalam bidang keagamaan.
“Kegiatan ini sangat positif. Selain menghidupkan nilai-nilai Islam, juga menjadi ajang pembinaan mental dan spiritual generasi muda. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkap Ipul.
MTQ Kecamatan Sukamakmur 2025 tidak hanya menjadi sarana seleksi untuk tingkat kabupaten, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter islami serta bentuk nyata dukungan pemerintah kecamatan dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
(Pandu)







