Wednesday, April 29, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Life & Style

Mengikat Silaturahmi, Merawat Komunitas: Kisah Panther Bogor Lintas Komunitas yang Terus Bertumbuh

by Arsyit Syarifudin
November 16, 2025
in Life & Style
0
Mengikat Silaturahmi, Merawat Komunitas: Kisah Panther Bogor Lintas Komunitas yang Terus Bertumbuh

Ketua Umum Komunitas Panther Lintas Komunitas, Suyatin. (Foto: Pandu/ SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBotim.Com – Di antara deretan komunitas otomotif yang tumbuh di berbagai daerah, Panther Bogor Lintas Komunitas hadir sebagai salah satu yang berkembang pesat meski usianya masih terbilang muda.

Baru empat tahun berdiri, komunitas ini sudah mengumpulkan lebih dari 200 anggota dari berbagai wilayah Jabodetabek, Karawang, Tangerang, hingga Jakarta.

READ ALSO

Wadahi Musisi Senior Berkarya, Dewi Diadiva Resmikan Label Musik DD Record

32 Tukang Bangunan Ini Akhirnya Dapat Rumah Gratis dari Semen Tiga Roda

Pertumbuhan itu bukan semata soal jumlah, tetapi juga cerita tentang kedekatan, silaturahmi, dan rasa kekeluargaan yang dijaga sejak awal.

Ketua Panther Bogor Lintas Komunitas, Suyatin, menyebut bahwa kunci perkembangan komunitasnya terletak pada kesederhanaan: rutin bersilaturahmi dan menjaga atmosfer kebersamaan.

“Cara merawat komunitas supaya makin besar itu harus sering-sering silaturahmi. Dari mulut ke mulut, mereka saling memberitahukan. Lama-lama orang yang punya Panther tertarik untuk masuk,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Minggu (16/11/25).

Tidak adanya pungutan atau iuran menjadi daya tarik tersendiri. Anggota hanya perlu membeli stiker dan nomor identitas sebagai tanda registrasi.

“Di tempat kita bebas, tidak ada pungutan apa pun. Itu yang membuat orang tertarik karena tidak ada beban,” kata Suyatin.

Sebagai komunitas yang baru berusia empat tahun, jumlah anggota Panther Bogor Lintas Komunitas tergolong besar. Suyatin bahkan sempat membandingkannya dengan komunitas lain.

“Orang lain mungkin dalam waktu empat tahun tidak mungkin sampai 200 anggota. Kalau kita, ya sekitar itu,” ungkapnya bangga.

Namun, jumlah anggota yang besar juga membawa tantangan. Banyak kepala, banyak pula pikiran. Perbedaan pandangan tak bisa dihindari. Meski begitu, semuanya disikapi dengan lapang dada.

“Siapa pun yang punya masukan positif, kita ambil. Tantangannya hanya kadang ada anggota yang kurang rajin silaturahmi,” kata Suyatin.

Untuk menjaga kedekatan, pengurus tak segan mendatangi anggota yang jarang hadir agar kembali menjalin silaturahmi.

“Kadang kita datang ke rumahnya, ajak ngopi, selesai. Yang penting tetap terhubung,” tambahnya sambil tersenyum.

Meski memakai nama Bogor, keanggotaannya bersifat nasional. Siapa pun pemilik mobil Panther bisa bergabung. Bahkan mereka yang mobilnya sudah dijual tetap diterima sebagai bagian keluarga besar komunitas.

“Ada mantan anggota yang sudah tidak punya Panther, tapi nomor identitasnya masih ada. Mereka tetap ikut karena yang penting kita bersaudara,” jelasnya.

Nomor identitas menjadi simbol kebersamaan sekaligus penanda di jalan. Ketika berpapasan, anggota bisa saling mengenali hanya dari nomor yang terpasang di mobil.

Selain hobi otomotif, komunitas ini juga menjaga komitmen sosial. Setiap tahun, santunan yatim menjadi agenda tetap. Tahun ini, sedikitnya sepuluh anak yatim menerima bantuan, baik dari kalangan anggota maupun dari panti asuhan dan penyandang tunanetra.

“Setiap tahun santunan pasti ada. Sudah diagendakan sejak dulu,” tutur Suyatin.

Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian komunitas terhadap lingkungan sekitar dan menjadi penguat nilai kebersamaan.

Suyatin menyimpan mimpi besar. Ia ingin Panther Bogor Lintas Komunitas berkembang bukan hanya di tingkat daerah, tetapi meluas secara nasional.

“Walaupun namanya Panther Bogor, tapi anggotanya bisa nasional. Kalau se-Pulau Jawa saja sudah mengenal Panther Bogor, itu sudah luar biasa,” ucapnya penuh optimisme.

Bagi Suyatin dan seluruh anggota, komunitas ini bukan sekadar tempat berkumpul. Ia menjadi rumah kedua, tempat bertukar cerita, mencari bantuan saat mengalami kendala di perjalanan, dan mempererat persaudaraan di jalanan maupun kehidupan.

Dari sekadar kopdar hingga kegiatan sosial, Panther Bogor Lintas Komunitas membuktikan bahwa komunitas bisa tumbuh besar bukan karena megahnya acara, tetapi karena eratnya hubungan antaranggota yang terus dirawat dari waktu ke waktu.

(Pandu)

Tags: Komunitas OtomotifPanther BogorSantunan YatimSilaturahmi KomunitasSuyatin

Related Posts

Wadahi Musisi Senior Berkarya, Dewi Diadiva Resmikan Label Musik DD Record
Life & Style

Wadahi Musisi Senior Berkarya, Dewi Diadiva Resmikan Label Musik DD Record

March 18, 2026
32 Tukang Bangunan Ini Akhirnya Dapat Rumah Gratis dari Semen Tiga Roda
Life & Style

32 Tukang Bangunan Ini Akhirnya Dapat Rumah Gratis dari Semen Tiga Roda

February 9, 2026
Manjakan Kolektor, OH!SOME Luncurkan Kartu Edisi Khusus Pixar dan MLBB M7 World Championship
Life & Style

Manjakan Kolektor, OH!SOME Luncurkan Kartu Edisi Khusus Pixar dan MLBB M7 World Championship

January 28, 2026
Siapkan SDM Unggul, Ibis Trans Studio Bandung Sambut Kerja Sama Magang Aero Astra Akademia
Life & Style

Siapkan SDM Unggul, Ibis Trans Studio Bandung Sambut Kerja Sama Magang Aero Astra Akademia

January 26, 2026
Sambut HUT ke-77, Garuda Indonesia Siapkan 40 Ribu Kursi Promo di Umrah Travel Fair 2026
Life & Style

Sambut HUT ke-77, Garuda Indonesia Siapkan 40 Ribu Kursi Promo di Umrah Travel Fair 2026

January 25, 2026
Wujud Kepedulian Sosial, BRI BO Tambun Salurkan 5.000 Paket Sembako ke Pelosok Bekasi
Life & Style

Wujud Kepedulian Sosial, BRI BO Tambun Salurkan 5.000 Paket Sembako ke Pelosok Bekasi

January 25, 2026
Next Post
Guru Disabilitas SDN Puspanegara 04 Citeureup Resmi Dilantik Menjadi PPPK

Guru Disabilitas SDN Puspanegara 04 Citeureup Resmi Dilantik Menjadi PPPK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Komputer Korslet, Ruko di Cibinong Terbakar
  • Pemkab Bogor Matangkan HJB ke-544 dan Idul Adha 1447 H
  • Mobil Pick Up Terbakar di Tenjolaya, Diduga Korsleting Saat Isi BBM
  • Pemkab Bogor Tancap Gas Reformasi ASN Lewat Sistem Manajemen Talenta
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?