Friday, April 24, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Polemik Tanah Warga Sukaharja Masuk Plotingan IPB, Ipeck Bilang Begini!

by Asep Saepudin Sayyev
April 24, 2025
in Suara Bogor
0
Polemik Tanah Warga Sukaharja Masuk Plotingan IPB, Ipeck Bilang Begini!
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Persoalan plotingan tanah milik warga yang masuk ke dalam kawasan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, sudah mendapatkan titik terang setelah Komisi I DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat bersama kepala desa dan warga.

Ketua Komisi I, Muhammad Irvan Maulana menyatakan, bahwa pihaknya akan turun langsung ke lapangan pada 5 Mei mendatang untuk meninjau lokasi tersebut.

READ ALSO

Lepas 445 Jemaah Haji di Kloter Pertama, Pemkab Bogor Pastikan Kesehatan dan Keamanan

‎DPRD Kabupaten Bogor Dukung TMMD ke-128 di Cigudeg

“Kami sudah bertemu dengan pihak IPB, dan mereka juga terbuka. Kalau memang lahan tersebut adalah hak warga, maka akan dikeluarkan dari kawasan IPB,” ujar pria yang biasa disapa Ipeck kepada SuaraBotim.Com, Kamis (24/4/25).

Ipeck menambahkan, bahwa IPB telah memiliki sertifikat atas lahan seluas 17 hektare. Namun, terdapat kemungkinan adanya tumpang tindih atau kesalahan data pada lahan tersebut, yang menyebabkan sekitar 6 hektare milik 22 warga masuk dalam plotingan IPB.

“Dulu, sekitar tahun 2010, belum ada Peta Bidang Tanah (PBT), jadi kemungkinan ada miss dalam pemetaan. Yang penting sekarang semua pihak bisa menunjukkan legalitas kepemilikan,” jelasnya.

Selain itu, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Rudy Sabana juga mengucapkan, pihaknya akan membantu masyarakat jika itu haknya.

“Semua pihak sudah kita kumpulkan, sama yang disampaikan Ketua Komisi I, kita juga akan turun langsung ke lapangan,” ungkapnya.

“Jika terbukti lahan itu milik warga, maka harus dikeluarkan dari wilayah IPB agar masyarakat bisa beraktivitas tanpa hambatan, baik untuk mengurus surat atau menjual lahannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaharja, Atikah mengungkapkan, bahwa warga sebenarnya tidak mengalami kendala dalam mengelola lahan. Sawah dan kebun masih digarap seperti biasa. Namun, persoalan muncul saat warga hendak mengajukan sertifikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dua tahun terakhir.

“Saat proses ploting untuk sertifikat PTSL, ternyata lahan warga masuk dalam plotingan IPB. Mungkin hanya terploting di atas peta saja,” katanya.

“Makanya kami minta ada peninjauan ke lokasi, karena masalah tanah tidak bisa diselesaikan hanya di atas meja,” sambungnya.

Atikah berharap, dengan adanya peninjauan langsung dan komunikasi yang baik antara warga, pemerintah desa, DPRD, dan pihak IPB, persoalan ini dapat segera diselesaikan secara adil tanpa merugikan warga.

(Pandu)

Tags: lahan IPB

Related Posts

Lepas 445 Jemaah Haji di Kloter Pertama, Pemkab Bogor Pastikan Kesehatan dan Keamanan
Suara Bogor

Lepas 445 Jemaah Haji di Kloter Pertama, Pemkab Bogor Pastikan Kesehatan dan Keamanan

April 23, 2026
‎DPRD Kabupaten Bogor Dukung TMMD ke-128 di Cigudeg
Suara Bogor

‎DPRD Kabupaten Bogor Dukung TMMD ke-128 di Cigudeg

April 22, 2026
Damkar Kabupaten Bogor Targetkan Juara Umum Kejurnas Kompetensi Pemadam Kebakaran 2026 di Palembang
Suara Bogor

Damkar Kabupaten Bogor Targetkan Juara Umum Kejurnas Kompetensi Pemadam Kebakaran 2026 di Palembang

April 22, 2026
‎Kirab Mahkota Binokasih Kembali Digelar di Kabupaten Bogor ‎
Suara Bogor

‎Kirab Mahkota Binokasih Kembali Digelar di Kabupaten Bogor ‎

April 21, 2026
Hari Kartini: Hj. Nunur Nurhasdian Soroti Peran Perempuan di Era Modern
Suara Bogor

Hari Kartini: Hj. Nunur Nurhasdian Soroti Peran Perempuan di Era Modern

April 21, 2026
Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi
Suara Bogor

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi

April 19, 2026
Next Post
Waduh! Cibinong Jadi Penyumbang Pengangguran Tertinggi di Kabupaten Bogor

Waduh! Cibinong Jadi Penyumbang Pengangguran Tertinggi di Kabupaten Bogor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Sumbar Pelajari Pengelolaan Desa dan Ketahanan Pangan
  • Bocah 4 Tahun Hanyut di Bojonggede Ditemukan Meninggal Dunia
  • Bocah Hanyut di Sungai Ciliwung Ditemukan Meninggal Dunia
  • Lepas 445 Jemaah Haji di Kloter Pertama, Pemkab Bogor Pastikan Kesehatan dan Keamanan
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?