Tuesday, September 1, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Polemik Tanah Warga Sukaharja Masuk Plotingan IPB, Ipeck Bilang Begini!

by Asep Saepudin Sayyev
April 24, 2025
in Suara Bogor
0
Polemik Tanah Warga Sukaharja Masuk Plotingan IPB, Ipeck Bilang Begini!
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Persoalan plotingan tanah milik warga yang masuk ke dalam kawasan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, sudah mendapatkan titik terang setelah Komisi I DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat bersama kepala desa dan warga.

Ketua Komisi I, Muhammad Irvan Maulana menyatakan, bahwa pihaknya akan turun langsung ke lapangan pada 5 Mei mendatang untuk meninjau lokasi tersebut.

READ ALSO

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

“Kami sudah bertemu dengan pihak IPB, dan mereka juga terbuka. Kalau memang lahan tersebut adalah hak warga, maka akan dikeluarkan dari kawasan IPB,” ujar pria yang biasa disapa Ipeck kepada SuaraBotim.Com, Kamis (24/4/25).

Ipeck menambahkan, bahwa IPB telah memiliki sertifikat atas lahan seluas 17 hektare. Namun, terdapat kemungkinan adanya tumpang tindih atau kesalahan data pada lahan tersebut, yang menyebabkan sekitar 6 hektare milik 22 warga masuk dalam plotingan IPB.

“Dulu, sekitar tahun 2010, belum ada Peta Bidang Tanah (PBT), jadi kemungkinan ada miss dalam pemetaan. Yang penting sekarang semua pihak bisa menunjukkan legalitas kepemilikan,” jelasnya.

Selain itu, anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Rudy Sabana juga mengucapkan, pihaknya akan membantu masyarakat jika itu haknya.

“Semua pihak sudah kita kumpulkan, sama yang disampaikan Ketua Komisi I, kita juga akan turun langsung ke lapangan,” ungkapnya.

“Jika terbukti lahan itu milik warga, maka harus dikeluarkan dari wilayah IPB agar masyarakat bisa beraktivitas tanpa hambatan, baik untuk mengurus surat atau menjual lahannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaharja, Atikah mengungkapkan, bahwa warga sebenarnya tidak mengalami kendala dalam mengelola lahan. Sawah dan kebun masih digarap seperti biasa. Namun, persoalan muncul saat warga hendak mengajukan sertifikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dua tahun terakhir.

“Saat proses ploting untuk sertifikat PTSL, ternyata lahan warga masuk dalam plotingan IPB. Mungkin hanya terploting di atas peta saja,” katanya.

“Makanya kami minta ada peninjauan ke lokasi, karena masalah tanah tidak bisa diselesaikan hanya di atas meja,” sambungnya.

Atikah berharap, dengan adanya peninjauan langsung dan komunikasi yang baik antara warga, pemerintah desa, DPRD, dan pihak IPB, persoalan ini dapat segera diselesaikan secara adil tanpa merugikan warga.

(Pandu)

Tags: lahan IPB

Related Posts

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
Suara Bogor

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

August 31, 2026
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
Suara Bogor

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

August 31, 2026
Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
Suara Bogor

Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

August 31, 2026
‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor
Suara Bogor

‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor

August 30, 2026
‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik
Suara Bogor

‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik

August 29, 2026
‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!
Suara Bogor

‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!

August 29, 2026
Next Post
Waduh! Cibinong Jadi Penyumbang Pengangguran Tertinggi di Kabupaten Bogor

Waduh! Cibinong Jadi Penyumbang Pengangguran Tertinggi di Kabupaten Bogor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Bunuh Pria di Pasar Cibinong Pakai Sajam, Warga Pakansari Terancam 15 Tahun Penjara
  • Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
  • Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
  • Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?