SUARABOTIM.COM – Satu unit rumah tinggal di Perumahan Paspampres Blok A1, RT 05 RW 08, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, dilalap si jago merah pada Kamis (18/6/2026) malam.
Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik yang kemudian menyambar material mudah terbakar di dalam rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 23.32 WIB dari anggota TRC RAPI Cileungsi.
“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal milik warga. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik yang menimbulkan percikan api dan membakar tumpukan kayu di dalam rumah,” ujar Yudi Santosa, Jumat (19/6/2026).
Rumah yang terbakar diketahui milik Hadi Priadi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Yudi menjelaskan, kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 23.29 WIB. Setelah menerima laporan, Regu 1 Damkar Sektor Cileungsi langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 23.35 WIB dengan mengerahkan satu unit armada pemadam beserta empat personel.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 23.51 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pendinginan guna mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
“Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dengan sistem sterilisasi area dan pendinginan agar api tidak semakin membesar,” jelasnya.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, percikan api akibat arus pendek listrik diduga mengenai tumpukan kayu yang berada di dalam rumah. Api kemudian dengan cepat membesar dan menyebar ke sejumlah bagian ruangan.
Pemilik rumah yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada anggota TRC RAPI Cileungsi, yang kemudian meneruskan laporan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor.
Setelah melakukan penanganan selama sekitar 1 jam 9 menit, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api pada pukul 01.00 WIB. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Situasi akhir, api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan aman,” tutup Yudi.
Dalam operasi tersebut, Damkar Sektor Cileungsi mengerahkan satu unit kendaraan pemadam Merapi 48 serta empat personel.
Hingga saat ini, besaran kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataan petugas.
(Pandu)







