Saturday, June 6, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Pendidikan

Soal Pungli di SMAN 2 Cileungsi, Achmad Fathoni: Komite Jangan jadi Alat Pungli Kepada Wali Murid

by Ray
January 18, 2025
in Suara Pendidikan
0
Soal Pungli di SMAN 2 Cileungsi, Achmad Fathoni: Komite Jangan jadi Alat Pungli Kepada Wali Murid
Share on FacebookShare on Twitter

Cileungsi, SuaraBotim.com _ Soal pungutan liar (pungli) yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Cileungsi mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, H. Achmad Fathoni.

“Saya mendapat informasi bahwa kasus ini sudah dibawa ke Aparat Penegak Hukum (APH). Jadi kita serahkan saja prosesnya ke sana, jika terbukti melanggar, tentu harus dipertanggungjawabkan di depan hukum, dan putusannya kita tunggu dari pengadilan,” ujar H. Achmad Fathoni kepada SuaraBotim.com di Cileungsi, Jumat (18/1/25).

READ ALSO

Catat! SPMB SD-SMP Kabupaten Bogor 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Tak Lolos SMP Negeri? Disdik Bogor Sediakan Beasiswa Rp900 Ribu per Tahun

Politisi PKS tersebut menegaskan, dirinya tidak ingin mendalami kasus ini lebih jauh, namun akan selalu siap membantu jika ada keluhan masyarakat.

“Jika ada masyarakat yang merasa dirugikan dan membutuhkan advokasi, kami siap untuk membantu,” tuturnya.

H. Achmad Fathoni juga mengingatkan, bahwa pendidikan di jenjang SD dan SMP sudah digratiskan sepenuhnya, sedangkan tingkat SMA bergantung pada kebijakan pemerintah daerah.

“Jika sudah ada kebijakan gratis, maka segala kendala atau kekurangan dalam pembiayaan harus dibahas secara transparan antara kepala sekolah, Dinas Pendidikan, dan DPRD,” terangnya.

“Kalau ada kekurangan anggaran, harus dibicarakan secara terbuka. Jangan sampai kekurangan itu dibebankan secara tidak transparan kepada wali murid. Partisipasi masyarakat boleh saja, tapi harus berdasarkan kemampuan dan keinginan, bukan dengan cara memaksa,” tambahnya.

H. Achmad Fathoni menyoroti, peran komite sekolah yang sering disalahgunakan untuk melegitimasi pungutan dan harus lebih dipertegas kembali untuk menghindari hal serupa.

“Komite sekolah itu seharusnya membela kepentingan wali murid, bukan menjadi alat untuk membenarkan pungutan liar. Jangan ada istilah pungli yang dilegalkan melalui lobi dengan komite sekolah,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, jika sekolah membutuhkan dana tambahan, sebaiknya disampaikan secara transparan kepada wali murid.

“Misalnya, ada program tertentu dan anggaran dari Pemda belum mencukupi. Kalau wali murid ingin berpartisipasi, itu diperbolehkan, tetapi harus dilakukan secara terbuka dan tidak dipaksakan,” tukasnya.

“Yang sering jadi masalah adalah memaksakan hal yang sebenarnya tidak penting untuk dijadikan alasan pungutan. Ini yang harus dihindari,” tutupnya.

Sebelumnya, Kasubag Tata Usaha KCD Pendidikan Wilayah I, Cucu Salman mengucapkan, bahwa dirinya meminta pihak sekolah segera memberikan klarifikasi kepada orang tua siswa.

“Pertemuan dengan orang tua harus dilaksanakan maksimal dalam satu minggu. Kami akan terus memantau dan menunggu hasilnya. Jika ada pelanggaran, tindakan tegas akan diambil,” ucapnya Sabtu (11/1/25).

Cucu menuturkan, dirinya meminta agar pihak sekolah mengembalikan uang hasil pungli tersebut diperkirakan sebesar Rp 1 miliar rupiah.

“Saya khawatir hal tersebut menjadi konsumsi di masyarakat dan menimbulkan kesan buruk di dunia pendidikan, kami arahkan untuk mengembalikan kembali uang tersebut kepada orangtua siswa,” ujarnya.

“Pungutan dari orang tua siswa bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp3 juta, dengan rata-rata sekitar Rp2,6 juta per siswa,” sambungnya.

Namun, Cucu menilai penggunaan dana tersebut, terutama untuk makan siang guru, sangat tidak pantas.

“Kami menyayangkan pungutan ini, meskipun menurut pihak sekolah diperuntukkan bagi guru honorer. Ini tetap menciptakan narasi negatif di masyarakat,” tutupnya.

(pandu maulana)

Tags: Achmad FathoniPungli SMAN 2 Cileungsi

Related Posts

Catat! SPMB SD-SMP Kabupaten Bogor 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya
Suara Pendidikan

Catat! SPMB SD-SMP Kabupaten Bogor 2026 Dibuka, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

June 5, 2026
Tak Lolos SMP Negeri? Disdik Bogor Sediakan Beasiswa Rp900 Ribu per Tahun
Suara Pendidikan

Tak Lolos SMP Negeri? Disdik Bogor Sediakan Beasiswa Rp900 Ribu per Tahun

June 5, 2026
Begini Harapan Guru di Malasari pada Momentum HJB ke-544!
Suara Pendidikan

Begini Harapan Guru di Malasari pada Momentum HJB ke-544!

June 3, 2026
Akhmad Munir Pimpin Delegasi PWI, IPB Siap Dukung Program Beasiswa Wartawan
Suara Pendidikan

Akhmad Munir Pimpin Delegasi PWI, IPB Siap Dukung Program Beasiswa Wartawan

June 2, 2026
Larang Pungutan Perpisahan hingga Study Tour, Rusliandy: Sekolah Jangan Bebani Orang Tua
Suara Pendidikan

Larang Pungutan Perpisahan hingga Study Tour, Rusliandy: Sekolah Jangan Bebani Orang Tua

June 2, 2026
SMKN 1 Cibinong Jadi Sekolah Maung, Seleksi Siswa Kini Berbasis Prestasi dan IQ Minimal 130
Suara Pendidikan

SMKN 1 Cibinong Jadi Sekolah Maung, Seleksi Siswa Kini Berbasis Prestasi dan IQ Minimal 130

May 26, 2026
Next Post
Akibat Lawan Arus, Kedua Motor Tabrakan di Cikeas

Akibat Lawan Arus, Kedua Motor Tabrakan di Cikeas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Bocah Berusia 6 Tahun Hanyut di Sungai Cianten, Hari Pertama Belum Ditemukan
  • ‎Pemotor Terjepit Truk dan Mobil Boks di Gunung Putri, Alami Luka di Kepala
  • ‎Pria Asal Jawa Tengah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Parungpanjang Bogor
  • Habis Obat, ODGJ Ngamuk Sampe Bacok Tetangga.
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?