SUARABOTIM.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-9 milik Polres Bogor di Kecamatan Cibungbulang, Senin (2/3/2026).
Rudy menegaskan, bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan gerakan besar negara yang tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bagi masyarakat, tetapi juga berdampak strategis terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan ekonomi lokal.
“Program ini adalah gerakan besar yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk membangun kualitas SDM sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Rudy.
Menurutnya, keberadaan dapur SPPG tidak hanya berperan dalam pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi turunan.
Di antaranya pengelolaan limbah makanan menjadi budidaya maggot oleh Karang Taruna, hingga penguatan ketahanan pangan lokal melalui program Lembur Hejo dan pengembangan greenhouse sayuran.
“Program yang baik mari kita dukung bersama, kita kawal bersama, dan kita sampaikan hal-hal positif kepada masyarakat luas,” katanya.
Politisi Gerindra itu juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan 700 dapur SPPG di seluruh wilayah. Jika satu dapur mempekerjakan rata-rata 45 hingga 50 orang, maka potensi lapangan kerja yang tercipta bisa mencapai sekitar 35.000 tenaga kerja.
“Artinya perputaran ekonomi berjalan. Masyarakat bekerja. Anggaran yang digelontorkan pun sangat besar dan berputar langsung di daerah,” jelasnya.
Program ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, AKBP Wikha Ardilestanto, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor atas dukungan penuh terhadap program nasional tersebut.
Ia menyebut mayoritas lahan dapur SPPG merupakan aset Pemerintah Kabupaten Bogor yang dipinjampakaikan untuk mendukung operasional.
“Saat ini Polres Bogor memiliki 12 dapur SPPG, dan enam di antaranya ditargetkan sudah beroperasi pada pekan depan. Kita awali dari SPPG Cibungbulang yang hari ini kita launching dan insyaallah mulai besok sudah dapat beroperasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keunggulan dapur SPPG milik Polri terletak pada sistem pengawasan kualitas makanan yang ketat. Setiap makanan yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat, baik pelajar, ibu hamil, lansia, maupun balita, wajib melalui uji kelayakan (food test) oleh personel Sidokkes Polres Bogor.
“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar operasional seluruh SPPG di Kabupaten Bogor dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.
(Pandu)







