SUARABOTIM.COM – Menjelang tampil di ajang World Championship 2026 di Honduras, Timnas Football 7 (FA7) Indonesia resmi diperkenalkan kepada publik di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Kamis (21/5/26).
Peluncuran tersebut menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan sepak bola tujuh orang Indonesia yang kini mulai menembus panggung internasional.
Presiden FA7 Indonesia, Bambang Pramukantoro mengungkapkan, pembentukan tim dilakukan dalam waktu yang cukup singkat.
Meski begitu, ia optimistis Timnas FA7 Indonesia mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Persiapan memang singkat, tetapi kami percaya semua proses ini sudah berjalan dengan baik. Sekarang saatnya berjuang bersama demi Indonesia,” ujar Bambang kepada SuaraBotim.Com.
Menurutnya, keikutsertaan Indonesia di World Championship 2026 bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi langkah awal memperkenalkan dan mengembangkan olahraga FA7 di Indonesia.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana FA7 bisa tumbuh dan dikenal lebih luas di Indonesia,” katanya.
Dukungan penuh juga diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengaku bangga karena Stadion Gelora Pakansari dipercaya menjadi lokasi seleksi hingga pusat latihan Timnas FA7 Indonesia.
Ia menilai ajang tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan fasilitas olahraga Kabupaten Bogor ke tingkat internasional.
“Semoga Gelora Pakansari semakin dikenal secara internasional melalui ajang ini,” ungkap Asnan.
Sementara itu, pelatih Timnas FA7 Indonesia, Nelson Sanchez, memastikan seluruh pemain siap memberikan penampilan terbaik di Honduras. Ia bahkan menargetkan Timnas FA7 Indonesia mampu melangkah hingga babak semifinal.
“Kami tahu lawan yang dihadapi tidak mudah, tetapi kami datang untuk berjuang dan memberikan yang terbaik,” tegas Nelson.
Timnas FA7 Indonesia diperkuat oleh 14 pemain hasil seleksi nasional. Tiga di antaranya merupakan putra asli Kabupaten Bogor yang kini mendapat kesempatan membela Merah Putih di ajang sepak bola tujuh orang tingkat dunia.
(Pandu)







