Ciseeng, SuaraBotim.Com – Seorang anak perempuan berinisial AD (4) yang terseret aliran selokan di Perumahan Alam Tirta, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas beberapa hari lalu, ditemukan meninggal dunia di Ciseeng, Sabtu (17/5/25).
Komandan Regu (Danru) III Rescue Damkar Kab Bogor, M Ridwan menyampaikan, bahwa korban telah ditemukan sekitar pukul 10:20 WIB di Ciseeng.
“Alhamdulillah, Sudah ketemu di Ciseeng perkiraan pada pukul 10.20 WIB,” ucapnya kepada SuaraBotim.Com.
Ridwan menjelaskan, bahwa korban ditemukan dengan luka di sekujur tubuhnya yang diduga karena benturan batu sungai.
“Karena korban terbawa arus dari sungai Ciomas sampai ke sungai Ciseeng, mengalami beberapa luka pada sekujur tubuhnya. mungkin karena benturan batu-batu sungai memang curah hujan cukup tinggi, terbawa arus dan terbentur makanya mengalami luka akibat benturan batu di aliran sungai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Ridwan, korban ditemukan kurang lebih sejauh 22 Kilometer dari titik awal sampai titik temu korban.
Selanjutnya, ia juga mengucapkan, bahwa warga sekitar yang menemukan korban yang sudah terbujur kki di pinggir tepian batu.
“Jadi, pas di posko juga saat pencarian itu koordinasi dengan aparat setempat. Alhamdulillah bersambung mengenai penemuan korban dan tim SAR menyambungkan ke warga bahwa penemuan tersebut itu kita satukan dengan dokumentasi-dokumentasi, kemudian kita satukan dan korban A1,” jelasnya.
“Kemudian, tim SAR langsung ke titik penemuan dan langsung dilakukan evakuasi korban, dari titik korban sampai dibawa ke rumah duka untuk diserahterimakan,” tutupnya.
Sebelumnya, korban AD (4) sedang bermain dengan kakaknya saat hujan deras bersama kakaknya diperkarangan halaman depan rumah dan terseret aliran selokan di Perumahan Alam Tirta, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Kamis, (15/5/25).
(Pandu)







