SUARABOTIM.COM – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan TRANS TV Festival Vol. 6 yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 27 September 2026.
Persiapan tersebut dilakukan melalui agenda perencanaan dan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak terkait. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung.
Kepala Disparekraf Kabupaten Bogor, Ria Marlisa mengatakan, koordinasi sejak dini diperlukan untuk mempersiapkan berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari teknis pelaksanaan, koordinasi antarinstansi, dukungan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, hingga penguatan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“TRANS TV Festival Vol. 6 mengusung konsep “Konser Musiknya TRANS TV” dan akan menghadirkan beragam kegiatan hiburan serta festival kuliner yang dapat dinikmati masyarakat,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Berdasarkan agenda yang telah disiapkan, kata Ria, kegiatan tersebut akan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB, dengan target kapasitas mencapai sekitar 30.000 pengunjung.
“Selain pertunjukan musik, TRANS TV Festival Vol. 6 juga akan menghadirkan sejumlah program dan aktivitas menarik, di antaranya Tabligh Akbar Islam Itu Indah, Bikin Laper Food Festival, Brownies, Pagi Pagi Ambyar, hingga Konser Musiknya TRANS TV,” paparnya.
Ria menyebut, berbagai kegiatan tersebut juga diharapkan dapat melibatkan masyarakat serta para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor.
Namun, Ria juga menilai penyelenggaraan TRANS TV Festival Vol. 6 menjadi momentum positif dalam memperkuat daya tarik Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah tujuan penyelenggaraan event pariwisata dan ekonomi kreatif berskala besar.
“Dengan kehadiran puluhan ribu pengunjung, saya berharap dapat memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Baik sektor kuliner, UMKM, akomodasi, transportasi, hingga berbagai subsektor ekonomi kreatif diproyeksikan ikut merasakan manfaat dari tingginya aktivitas masyarakat selama pelaksanaan festival,” tuturnya.
“Persiapan sejak dini diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, pelaku usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan,” lanjutnya.
Melalui agenda koordinasi tersebut, berbagai kebutuhan penyelenggaraan TRANS TV Festival Vol. 6 akan terus dimatangkan menjelang pelaksanaan pada 27 September 2026.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung sukses serta memberikan pengalaman positif bagi masyarakat dan para pengunjung.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk turut mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan TRANS TV Festival Vol. 6 sebagai bagian dari upaya menghadirkan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Event tersebut sekaligus diharapkan dapat semakin memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai daerah yang aktif menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dan event berskala besar.
(Pandu)







