Cibinong, SuaraBotim.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menggelar kegiatan retreat bagi para kepala sekolah (kepsek) yang baru dilantik, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan sinergi antar pemangku kepentingan. Retreat ini direncanakan setelah peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kebersamaan dan sinergitas antarkepala sekolah, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap berbagai kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor di bidang pendidikan.
“Kami, Pemkab Bogor, akan mengadakan retreat kepala sekolah bekerja sama dengan Forkopimda dan Kodim. Tujuannya agar para kepsek saling mengenal dan bersinergi. Selain itu, beberapa kebijakan Pemkab Bogor bisa segera disosialisasikan dan ditindaklanjuti, terutama terkait sekolah-sekolah dengan infrastruktur yang rusak,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Jum’at (30/5/25).
Rudy menambahkan, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar, terutama jika memimpin sekolah yang masuk dalam kategori rusak. Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam memperjuangkan hak siswa untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak dan infrastruktur yang memadai.
“Kepala sekolah yang sekolahnya rusak harus aktif memperjuangkan agar siswanya mendapatkan pelayanan terbaik. Jika perlu, ajukan langsung ke Dinas Pendidikan atau bahkan ke Pemkab Bogor agar segera mendapat perhatian,” tegasnya.
Rudy menyebut saat ini pihaknya masih fokus pada rangkaian acara HJB ke-543. Namun setelah HJB, Pemkab akan segera menetapkan lokasi dan waktu kegiatan tersebut dengan berkoordinasi bersama Forkopimda.
“Untuk pelaksanaannya, setelah HJB kita akan putuskan bersama. Yang jelas, ini akan menjadi langkah strategis untuk menyatukan visi kepala sekolah dalam membangun pendidikan di Kabupaten Bogor,” katanya.
Rudy juga memastikan bahwa perencanaan pembiayaan telah disiapkan oleh Pemkab Bogor, dengan harapan pihak lain juga dapat berkontribusi agar beban tidak sepenuhnya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Pemkab sudah menyiapkan perencanaannya. Rinciannya nanti ada di Dinas Pendidikan. Tapi kami juga berharap ada dukungan dari berbagai pihak agar pelaksanaan retreat ini tidak sepenuhnya membebani APBD,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu kepala sekolah yang dilantik, Ahmad menyambut positif rencana retreat yang akan digelar oleh Pemkab Bogor. Ia menilai kegiatan ini akan menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas kepemimpinan di satuan pendidikan.
“Retreat ini sangat positif. Selain mempererat hubungan antarkepala sekolah, kami juga bisa lebih memahami arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Bogor. Ini akan memperkuat komitmen kami dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi siswa,” tutupnya.







