Sentul, SuaraBotim.Com – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, hadir langsung menyerap arahan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Daerah 2026 di SICC Sentul, Senin (2/2/2026). Bagi Jenal, pesan Presiden sangat lugas: pemimpin harus turun tangan dan kolaboratif.
Jenal mencatat bahwa Presiden Prabowo menginginkan seluruh unsur, mulai dari kepala daerah hingga tingkat Forkopimcam (Camat, Kapolsek, Danramil), bergerak dalam satu visi pembangunan, terutama dalam penguatan sektor pariwisata dan kebersihan lingkungan.
“Maklumat dari Pak Presiden sangat jelas, seluruh unsur harus bergerak bersama. Pemimpin harus memahami situasi wilayahnya dan aksi nyata, terutama terkait kebersihan yang menjadi wajah pariwisata kita,” ujar Jenal Mutaqin usai kegiatan.
Menariknya, Jenal mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah bergerak lebih awal dalam menjalankan instruksi tersebut. Salah satu yang paling menonjol adalah pembersihan papan reklame atau billboard yang dianggap merusak estetika kota.
“Penertiban billboard itu merupakan perintah langsung Pak Presiden sejak pelantikan. Billboard yang dianggap sebagai sampah visual harus ditertibkan. Sejauh ini, total ada 61 billboard di kawasan pusat kota, khususnya seputar SSA dan Istana Bogor, yang sudah kami robohkan,” tegas pria yang akrab disapa JM ini.
Ke depan, Pemkot Bogor berencana memberlakukan moratorium dan pendataan ulang melalui Bapenda untuk menyisir baliho-baliho yang tidak berizin atau merusak pemandangan kota.
Selain soal kebersihan, Jenal juga merespons arahan Presiden mengenai program “Gentengisasi”. Meski masih bersifat teknis, ia menyatakan siap menindaklanjuti hal tersebut setelah adanya petunjuk teknis (juknis) dari kementerian terkait.
“Kami tunggu edaran resminya. Pastinya kementerian teknis akan menindaklanjuti arahan Presiden dengan detail. Nanti akan kami bahas bersama seluruh stakeholder dan SKPD sebelum diterapkan di lapangan,” tambahnya.
Jenal optimistis, dengan sinergi antara TNI, Polri, Kejaksaan, hingga unsur masyarakat seperti RT/RW yang selama ini sudah berjalan di Bogor, instruksi Presiden Prabowo untuk mewujudkan daerah yang bersih, aman, dan nyaman akan lebih mudah tercapai.
(Retza)







