SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan kesiapan sektor wisata menghadapi lonjakan pengunjung saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan , Kabupaten Bogor memiliki karakteristik berbeda dibandingkan daerah lain karena harus menghadapi tiga arus sekaligus, yakni jalur mudik, arus balik, dan jalur wisata.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat Pemkab Bogor harus melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga kenyamanan wisatawan.
“Inilah uniknya Kabupaten Bogor. Di beberapa daerah lain fokusnya hanya jalur mudik dan arus balik atau jalur wisata saja. Tetapi di Kabupaten Bogor, ketiganya terjadi bersamaan, yakni jalur mudik, arus balik, dan jalur wisata,” ujar Rudy Susmanto kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (14/3/2026).
Rudy menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi mulai dari H-1 Lebaran, hari H setelah pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga hari kedua Lebaran yang biasanya menjadi puncak kunjungan wisata.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemkab Bogor menambah tim pengamanan di sejumlah objek wisata yang diperkirakan akan dipadati pengunjung.
“Di beberapa objek wisata, tim pengamanan kami tambah. Tujuannya pertama untuk mengatur alur lalu lintas agar tidak terlalu padat,” jelasnya.
“Kami ingin memastikan seluruh wisatawan yang datang ke Kabupaten Bogor dalam kondisi aman dan nyaman,” sambungnya.
Di sisi lain, Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga terus mengoptimalkan perbaikan infrastruktur khususnya di jalur-jalur menuju destinasi wisata.
“Dinas PUPR juga terus bekerja, mengoptimalkan supaya di beberapa jalur akses wisata, dalam kondisi baik di hari Raya Idul Fitri,” tutupnya.
(Pandu)







