SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan menyatakan komitmennya dalam mendukung pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya yang sarat nilai moral dan spiritual, seiring momentum pelantikan pengurus PPSI Kabupaten Bogor.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menegaskan bahwa pelantikan pengurus Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Bogor menjadi momentum penting dalam upaya pengembangan dan pelestarian pencak silat di daerah.
Menurut Yudi, pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, melainkan warisan budaya yang sarat akan nilai moral, spiritual, serta seni tradisional yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Ini momentum yang baik bagi PPSI Kabupaten Bogor untuk mengembangkan silat. Apalagi pencak silat telah diakui oleh UNESCO sejak tahun 2019, sehingga memiliki nilai penting tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai identitas budaya bangsa,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan, di dalam pencak silat terkandung berbagai nilai positif, mulai dari etika, pendidikan karakter, hingga spiritualitas yang dapat membentuk kepribadian generasi muda.
“Silat itu bukan hanya olahraga, tetapi juga mengandung nilai moral, nilai spiritual, serta unsur seni dan budaya tradisional. Ini menjadi warisan leluhur yang sangat berharga bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Yudi menilai, PPSI memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai tersebut agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman. Oleh karena itu, pihaknya memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan PPSI.
“Kami mengapresiasi dan mendukung PPSI dengan harapan nilai-nilai budaya ini bisa diwariskan kepada anak-anak, baik melalui sekolah maupun perguruan silat,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor akan terus mendorong kegiatan-kegiatan serupa sebagai bagian upaya edukasi dan pelestarian budaya.
“Dinas akan terus mendukung kegiatan seperti ini, karena menjadi bagian dari tugas kami dalam memberikan edukasi terkait kebudayaan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yudi menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran penting sebagai media pendidikan karakter yang mengajarkan etika, disiplin, serta nilai-nilai kehidupan.
“Di PPSI, silat bukan sekadar olahraga. Di dalamnya ada nilai spiritual, etika, moral, dan pendidikan yang bisa ditanamkan kepada generasi muda melalui pencak silat,” pungkasnya.
(Pandu)







