SUARABOTIM.COM – Sebanyak 203 jiwa yang berasal dari 41 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Cigaruguy RT 02/01, Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengalami kekurangan air bersih akibat menurunnya curah hujan secara drastis yang dipicu anomali iklim dan musim kemarau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait kebutuhan air bersih dari staf Desa Sukajaya pada Jumat (19/6/2026).
“Berkurangnya curah hujan secara drastis di wilayah Kecamatan Jonggol akibat anomali iklim atau musim kemarau panjang. Hal ini memicu rangkaian dampak beruntun, mulai dari turunnya cadangan air dan kurangnya sumber mata air di wilayah tersebut,” kata Adam, Minggu (21/6/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor langsung melakukan asesmen dan pendistribusian bantuan air bersih ke lokasi terdampak pada Minggu (21/6/2026).
“Kegiatan penanganan berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 14.30 WIB dengan durasi sekitar 3,5 jam,” kata dia.
Dalam operasi tersebut, kata Adam, BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih menggunakan satu unit mobil tangki air.
“Air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekurangan pasokan air,” terangnya.
Selain melakukan distribusi air bersih, petugas TRC BPBD juga berkoordinasi dengan aparat desa dan ketua RT setempat, melakukan asesmen lapangan, serta menganalisis kondisi sumber air di wilayah terdampak.
Berdasarkan hasil analisis BPBD Kabupaten Bogor, kondisi di Desa Sukajaya belum dapat dikategorikan sebagai kekeringan parah. Pasalnya, sebagian sumur milik warga masih memiliki cadangan air meskipun beberapa sumur lainnya telah mengering akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
“Di wilayah Desa Sukajaya sendiri mungkin belum bisa disebut mengalami kekeringan karena dilihat dari kondisi di lapangan, sebagian sumur warga masih terdapat air,” tuturnya.
“Meski ada beberapa sumur yang mengering, kebutuhan air masih dapat dibantu oleh warga lain yang sumurnya masih memiliki pasokan air bersih,” sambungnya.
BPBD Kabupaten Bogor menilai bantuan air bersih yang telah didistribusikan untuk sementara cukup memenuhi kebutuhan warga.
Terlebih, pada Sabtu malam (20/6/26), wilayah Desa Sukajaya sempat diguyur hujan yang membantu menambah cadangan air di lingkungan warga.
Meski demikian, BPBD Kabupaten Bogor akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan ketersediaan sumber air di Kecamatan Jonggol guna mengantisipasi potensi kekeringan yang lebih luas selama musim kemarau berlangsung.
(Pandu)







