SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi membuka Pasar Hewan Bogor yang berlokasi di Kecamatan Jonggol, Kamis (6/8/26).
Pasar yang sebelumnya dikenal sebagai Pasar Hewan Jonggol tersebut diharapkan menjadi pusat perdagangan ternak modern sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pembangunan Pasar Hewan Jonggol memiliki nilai pagu paket sebesar Rp4.937.088.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.
Proyek tersebut mulai dibangun pada 28 Januari 2026 dengan satuan kerja Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, peresmian Pasar Hewan Bogor menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat sektor peternakan sekaligus mempersiapkan kawasan timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Hari ini kita melaksanakan peresmian Pasar Hewan Bogor yang merupakan salah satu dengan fasilitas terlengkap yang berada di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor terbesar di Provinsi Jawa Barat,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Tak hanya resmikan Pasar Hewan Bogor, Pemkab Bogor juga sekaligus meresmikan Pasar Ikan Ciseeng dan Instalasi Karantina Ikan.
“Jadi pada saat kita punya rencana, punya wacana ke depan bahwa kita ingin adanya Kabupaten Bogor Wilayah Timur, maka bukan kita menunggu kapan dilaksanakan, tapi tahapan-tahapan persiapkan, khususnya yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat, kita persiapkan dari sekarang,” ungkapnya.
Rudy mengakui, masih terdapat sejumlah fasilitas pendukung yang akan terus disempurnakan, seperti area makan dan tempat istirahat bagi para pedagang.
“Salah satunya dari sisi tempat makan dan tempat istirahat para pedagang. Nanti sambil berjalan akan kita lengkapi bersama-sama,” tutur dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi mengapresiasi, peresmian sejumlah fasilitas yang dinilai menjadi bukti komitmen Pemkab Bogor dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Ini merupakan komitmen konkret dalam mendukung ketahanan pangan, baik sektor pertanian, perikanan maupun peternakan,” ujar pria yang kerap disapa Jaro Ade.
Ia berharap, pembangunan fasilitas serupa dapat dilakukan secara bertahap di wilayah lain di Kabupaten Bogor sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih merata.
“Semoga ke depan fasilitas seperti ini dapat dibangun di beberapa wilayah lainnya dan benar-benar mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.
(Pandu)






