Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Gunung Putri menggelar turnamen sepak bola usia dini bagi anak-anak kelahiran 2013-2015 yang bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul sepak bola di wilayah Gunung Putri.
Turnamen tersebut berlangsung di Lapangan Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (22/2/2025).

Ketua KOK Gunung Putri, Koordiator Sepakbola Kecamatan Yusuf Aditia menyampaikan, bahwa turnamen tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara KOK Gunung Putri, Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri, serta didukung penuh oleh Pemerintah Kecamatan Gunung Putri.
“Alhamdulillah, kami mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Desa Wanaherang. Selain itu, even ini juga didukung oleh Ketua Apdesi,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
“Dalam turnamen ini, para peserta memperebutkan piala tetap camat, piala tetap ketua apdesi, serta piala tetap KOK dan Karang Taruna Kecamatan,” sambungnya.
Yusuf menegaskan, bahwa turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara KOK dan Karang Taruna Kecamatan Gunung Putri yang akan dijadikan ajang tahunan untuk mencetak atlet berbakat.
“Ini adalah event pertama yang digelar oleh KOK Gunung Putri setelah dilantiknya kepengurusan baru, kami berencana menjadikannya regulasi tahunan sebagai bagian dari agenda kerja KOK. Selain itu, kami juga tengah mempersiapkan Liga Kecamatan untuk kelompok usia 17 dan 18 tahun, yang akan digulirkan setelah bulan Ramadan nanti,” ungkapnya.
Turnamen ini diikuti oleh 19 Sekolah Sepak Bola (SSB), dengan satu tim tamu undangan dari luar, sedangkan 18 SSB lainnya berasal dari Gunung Putri. Total tim yang mengikuti dalam turnamen ini di tiga kategori ada 30 tim peserta.
Yusuf berharap, KOK dapat terus berkontribusi dalam pembinaan atlet daerah, terutama dalam menghadapi ajang olahraga tingkat kabupaten seperti Porpov dan Porkab 2026.
“KOK fokus pada pembinaan berbagai cabang olahraga, minimal lima cabang yang saat ini kami optimalkan, yakni sepak bola, futsal, bola voli, bulu tangkis, dan arung jeram. Ke depan, kemungkinan kami akan menambah cabang olahraga lainnya,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Camat Gunung Putri Kurnia Indra mengapresiasi, terselenggaranya kompetisi usia dini ini. Menurutnya, ajang seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas SSB serta memberikan wadah kompetisi bagi anak-anak.
“Mudah-mudahan turnamen ini dapat memotivasi SSB untuk terus berkembang. Ke depannya, kami berharap bisa menyelenggarakan liga tingkat kecamatan,” kata pria yang sering Siaap Eeng.
Eeng mengapresiasi, kerja keras KOK Gunung Putri dan Askab Gunung Putri dalam memajukan olahraga di wilayah tersebut.
“Semoga semakin banyak event serupa untuk pembinaan olahraga, khususnya bagi pemuda di Gunung Putri. Selain meningkatkan prestasi, olahraga juga dapat mengurangi kenakalan remaja seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba,” harapnya.
Sementara, Kepala Desa Wanaherang Heri Sudewo, turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, sarana dan prasarana olahraga harus terus ditingkatkan untuk memastikan keberlanjutan pembinaan atlet muda.
“Dengan adanya event seperti ini, kita bisa melihat bahwa fasilitas olahraga di kecamatan sebenarnya cukup banyak. Kami sebagai pemerintah desa sangat mendukung untuk kemajuan anak-anak kita,” katanya.
Heri menambahkan, bahwa Gunung Putri memiliki banyak pemain berbakat, bahkan beberapa sudah bermain di liga profesional Indonesia. Oleh karena itu, dirinya berharap adanya langkah konkret dalam pembinaan generasi muda di bidang olahraga.
“Pandangan saya, ini adalah hal yang sangat baik. Tahun lalu kita berhasil meraih juara di kejuaraan Jagorawi. Jadi, jika ada event tingkat kabupaten, kita tidak perlu lagi mencari pemain, karena kita sudah memiliki bibit unggul,” pungkasnya.







