Saturday, April 18, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Olahraga

‎Dodi Mulya Wibawa Resmi Pimpin DPD PPSI Kabupaten Bogor, Gaungkan Kebangkitan Pencak Silat Buhun

by Arsyit Syarifudin
April 11, 2026
in Olahraga
0
‎Dodi Mulya Wibawa Resmi Pimpin DPD PPSI Kabupaten Bogor, Gaungkan Kebangkitan Pencak Silat Buhun
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Peserta Trail Run Meninggal di Bogor, KORMI Soroti Risiko Olahraga Ekstrem dan Kesiapan Penyelenggara

Usai Diterjang Angin Kencang, Perbaikan Atap Stadion Gelora Pakansari Capai Rp8 Miliar

‎SUARABOTIM.COM – Dodi Mulya Wibawa resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Bogor yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (11/4/2026).
‎
‎Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat Piala Ketua DPD PPSI Kabupaten Bogor.
‎
‎Ajang ini diikuti sebanyak 132 peserta dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor, yang bertanding dalam berbagai kategori, mulai dari tunggal anak putra-putri, ganda putra-putri, hingga regu usia dini, pra remaja, remaja, dan dewasa.
‎
‎Ketua DPD PPSI Kabupaten Bogor, Dodi Mulya Wibawa menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar pelantikan, melainkan momentum kebangkitan dan pelestarian budaya pencak silat tradisional atau ibing buhun.
‎
‎“Kegiatan hari ini adalah pelantikan Ketua DPD PPSI Kabupaten Bogor sekaligus pembukaan pasanggiri pertama untuk kejuaraan seni ibing pencak silat tingkat kabupaten,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
‎
‎Ia menjelaskan, pelantikan ini juga mengusung istilah kearifan lokal yakni “ngistrenan pupuhu”, yang memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan leluhur.
‎
‎“Istilah ngistrenan ini sengaja kami angkat untuk mengingatkan kembali bahwa PPSI tidak lepas dari budaya. Ini adalah bentuk pelestarian warisan leluhur atau karuhun yang harus terus dijaga,” jelasnya.
‎
‎Menurut Dodi, PPSI berperan sebagai wadah bagi berbagai perguruan pencak silat tradisional seperti Cimande, Sera, hingga Sabandar. Organisasi ini bertanggung jawab menjaga keberlangsungan seni ibing buhun agar tidak punah di tengah perkembangan zaman.
‎
‎Ia juga menyinggung, sejarah kejayaan Bogor di masa lalu sebagai pusat Kerajaan Pajajaran dengan sosok legendaris Prabu Siliwangi. Melalui konsep ngistrenan, generasi muda diharapkan kembali mengenal akar budaya dan sejarah daerahnya.
‎
‎“Bogor dulu merupakan pusat kejayaan. Kita ingin anak-anak muda tahu bahwa di Jawa Barat ini pernah berdiri kerajaan besar Pajajaran,” ungkapnya.
‎
‎Dodi mengakui, tantangan terbesar saat ini bukan hanya melestarikan pencak silat, tetapi juga menarik minat generasi muda, khususnya Gen Z. Untuk itu, PPSI Kabupaten Bogor mengadopsi berbagai strategi modern.
‎
‎“Kami tidak langsung mengenalkan sisi mistiknya, tapi melalui pendekatan digital seperti TikTok, Facebook, dan media sosial lainnya. Silat harus mengikuti perkembangan zaman,” katanya.
‎
‎Selain itu, PPSI juga aktif menampilkan pertunjukan di ruang publik seperti Car Free Day yang digelar besok Minggu (12/4/2026) di Cibinong agar pencak silat lebih dikenal luas oleh masyarakat.
‎
‎“Kita ingin pesilat ditonton masyarakat luas, bukan hanya oleh sesama pesilat atau keluarga saja. Makanya kita libatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Kebudayaan, KORMI, hingga TNI-Polri,” tambahnya.
‎
‎Pendekatan lain yang dilakukan adalah melalui kegiatan non-formal seperti jambore, camping, hingga komunitas kreatif untuk membangun kedekatan dengan anak muda sebelum memperkenalkan latihan silat secara intensif.
‎
‎Dodi juga menegaskan, komitmennya untuk mengubah stigma negatif terhadap pesilat yang selama ini dianggap kumuh, mistis, dan kuno.
‎
‎“Saya ingin mengubah image pesilat menjadi sosok yang cantik, ganteng, lincah, dan humanis. Silat itu budaya, tapi cara penyampaiannya harus modern,” tegasnya.
‎
‎Ia menambahkan, pelestarian pencak silat juga memiliki dampak ekonomi. Dengan semakin banyaknya peminat, maka ekosistem seni seperti nayaga, pelatih, hingga pelaku seni lainnya juga akan ikut hidup.
‎
‎“Kalau banyak yang belajar, maka akan muncul perputaran ekonomi. Tapi kalau tidak, silat bisa punah,” ujarnya.
‎
‎Lebih lanjut, Dodi menekankan, keberadaan PPSI hingga ke pelosok kampung menjadi kekuatan penting dalam menjaga budaya sekaligus menjadi benteng moral masyarakat.
‎
‎“Pesilat PPSI ini ada di kampung-kampung. Mereka adalah benteng negara berbasis budaya. Kalau sampai terkontaminasi paham negatif, itu sangat berbahaya,” katanya.
‎
‎Untuk itu, pihaknya berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan Dinas Kebudayaan, guna memastikan pembinaan pencak silat berjalan optimal.
‎
‎“Alhamdulillah, kami mendapat dukungan penuh dari Dinas Kebudayaan. Ini penting, karena tanpa sinergi akan sulit berjalan,” pungkasnya.
‎
‎Dengan semangat pelestarian budaya dan adaptasi terhadap era digital, DPD PPSI Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Dodi Mulya Wibawa optimistis mampu membawa pencak silat kembali berjaya dan dicintai generasi muda.
‎
‎(Pandu)

Tags: Berita Cibinong Hari IniCimandeDodi Mulya WibawaIbing BuhunKebudayaan BogorPasanggiri SilatPencak Silat BogorPPSI Kabupaten Bogor

Related Posts

Peserta Trail Run Meninggal di Bogor, KORMI Soroti Risiko Olahraga Ekstrem dan Kesiapan Penyelenggara
Olahraga

Peserta Trail Run Meninggal di Bogor, KORMI Soroti Risiko Olahraga Ekstrem dan Kesiapan Penyelenggara

March 30, 2026
Usai Diterjang Angin Kencang, Perbaikan Atap Stadion Gelora Pakansari Capai Rp8 Miliar
Olahraga

Usai Diterjang Angin Kencang, Perbaikan Atap Stadion Gelora Pakansari Capai Rp8 Miliar

March 28, 2026
Pesta Gol di GBK! Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts & Nevis 4-0
Olahraga

Pesta Gol di GBK! Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts & Nevis 4-0

March 27, 2026
Indonesia vs Saint Kitts and Nevis: Jadwal Lengkap FIFA Series 2026
Olahraga

Indonesia vs Saint Kitts and Nevis: Jadwal Lengkap FIFA Series 2026

March 26, 2026
Final Dash Run Bogor Balap Lari, Anak-anak Hingga Emak-emak Ikut Adu Kecepatan
Olahraga

Final Dash Run Bogor Balap Lari, Anak-anak Hingga Emak-emak Ikut Adu Kecepatan

March 14, 2026
Matangkan Program Kerja Pasca-Lebaran, KOK Cileungsi Gelar Rapat Koordinasi dan Bukber
Olahraga

Matangkan Program Kerja Pasca-Lebaran, KOK Cileungsi Gelar Rapat Koordinasi dan Bukber

March 14, 2026
Next Post
‎Yudi Santosa: Silat Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Warisan Budaya dan Pendidikan Karakter

‎Yudi Santosa: Silat Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Warisan Budaya dan Pendidikan Karakter

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada
  • Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Magelang, Sastra Winara: Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional
  • Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
  • Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?