Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Tunas Muda 85, Sekolah Sepak Bola (SSB) asal Wanaherang berhasil meraih gelar juara pertama dalam turnamen Piala Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Gunung Putri untuk kategori tahun kelahiran 2014.
Tim tersebut tampil dominan dan berhasil mengalahkan SSB Berdikari dengan skor telak 3-0 di Lapangan Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (22/2/2025).
Pelatih Tunas Muda 85 Ave mengungkapkan, rasa bahagia dan bangganya atas kemenangan yang diraih oleh timnya.
“Pastinya sangat bahagia dan senang, karena anak-anak bermain dengan antusias berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama dari orang tua mereka,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Ave menambahkan, bahwa Tunas Muda 85 menurunkan empat tim dalam turnamen ini, yakni dua tim untuk kategori kelahiran 2015 (tim A dan B), serta masing-masing satu tim untuk kategori kelahiran 2014 dan 2013.
“Kami rutin berlatih tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Rabu, Jumat, dan Minggu pagi. Minggu depan, kami juga akan mengikuti kompetisi lagi,” jelasnya.
Mengenai jalannya pertandingan, Ave mengakui bahwa semua lawan memiliki kualitas yang baik, namun keunggulan timnya terletak pada penguasaan lapangan.
“Semua lawan bagi kami sulit, namun mungkin karena anak-anak sudah terbiasa bermain di sini dan sering berlatih, itu menjadi kelebihan kami,” ungkapnya.
Tunas Muda 85 SSB sendiri berbasis di Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri. Ave berharap agar turnamen seperti ini dapat lebih sering diselenggarakan, bahkan dengan level yang lebih tinggi seperti antar kecamatan atau tingkat kabupaten.
Sementara itu, Ketua KOK Gunung Putri, Koordinator Sepak Bola Kecamatan, Yusuf Aditia, menyampaikan selamat kepada para juara turnamen ini.
“Selamat kepada Tunas Muda 85 yang telah menjuarai turnamen ini. Jangan pernah puas dengan pencapaian yang sudah diraih, karena latihan yang konsisten sangat penting untuk meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yusuf juga memberikan motivasi kepada tim yang belum meraih juara agar tidak menyerah dan terus berlatih.
“Bagi yang belum mendapatkan prestasi, jangan pernah putus asa. Teruslah berlatih karena ajang seperti ini bukan hanya tentang menang, tetapi juga untuk membentuk mental dan karakter para pemain,” pungkasnya.
(pandu)







