Cibinong, SuaraBotim.Com – Menjelang bulan suci Ramadan, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cirimekar, Kecamatan Cibinong, dipadati peziarah yang datang untuk mendoakan keluarga mereka yang telah berpulang.
Tradisi ziarah kubur sebelum puasa ini menjadi momen penting bagi banyak orang untuk membersihkan makam sekaligus memanjatkan doa bagi sanak saudara yang telah tiada.
Salah satu peziarah asal Cibinong, Andri mengaku, bahwa dirinya rutin mengunjungi makam orangtuanya setiap menjelang Ramadan.
“Ini sudah menjadi kebiasaan saya setiap tahun. Selain mendoakan, saya juga membersihkan makam agar tetap rapi,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (28/2/25).
Banyaknya peziarah yang datang membawa berkah bagi pedagang bunga tabur di sekitar TPU Cirimekar.
Salah satu pedagang bunga yang berjualan di gerbang makam Ahmad (52) menyebut, omzetnya meningkat signifikan meskipun harga sekantong bunga hanya Rp5.000.
“Setiap tahun menjelang bulan Ramadan, saya pasti berjualan bunga tabur. Keuntungan yang diperoleh bisa mencapai 10 kali lipat dari modal,” katanya.
Disekitar area TPU Cirimekar, setidaknya terdapat enam penjual bunga tabur yang menawarkan dagangannya dengan berbagai cara
Momen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang akan digunakan untuk kebutuhan selama bulan puasa.
Peningkatan jumlah peziarah menjelang Ramadan bukan hanya memperkuat tradisi ziarah kubur, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian kecil di sekitar makam. Tradisi ini terus bertahan dari tahun ke tahun, menjadi bagian tak terpisahkan dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan.
(pandu)







