SUARABOTIM.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga Kampung Tonggoh RT 04/03, Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Rabu (10/6/2026) kemarin.
Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas kondisi kekeringan dan krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat menurunnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan, pihaknya menerima laporan dari aparatur desa pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB terkait kesulitan warga memperoleh air bersih.
“Berkurangnya intensitas hujan menyebabkan debit sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan warga menurun. Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Adam, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan hasil asesmen BPBD, sebanyak 125 kepala keluarga (KK) atau 517 jiwa terdampak krisis air bersih di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor langsung berkoordinasi dengan aparat desa dan melakukan pendistribusian air bersih menggunakan satu unit armada tangki dengan kapasitas 5.000 liter atau satu ritase.
“Air bersih didistribusikan ke penampungan atau toren yang telah disiapkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak,” jelasnya.
Proses penyaluran bantuan berlangsung selama sekitar satu jam 50 menit, dimulai pukul 10.00 WIB hingga 11.50 WIB.
Selain melakukan distribusi air bersih, petugas BPBD juga melakukan koordinasi dan asesmen lapangan untuk memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi.
Dalam kegiatan tersebut, unsur yang terlibat di lapangan terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bersama staf Pemerintah Desa Gunung Sari.
Adam menambahkan, kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah pasokan air bersih. Untuk sementara, distribusi air telah memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terdampak kekeringan.
“Situasi akhir saat ini, kebutuhan air bersih telah didistribusikan ke penampungan masyarakat di wilayah terdampak. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan,” tutupnya.
(Pandu)







