Cibinong, SuaraBotim.Com – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) menggelar agenda teknis lapangan (teklap) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap 100 Hari Kinerja Pemerintah Daerah di empat wilayah strategis Provinsi Jawa Barat, yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi.
Kegiatan teklap tersebut mencakup pemetaan wilayah survei, pelatihan (coaching) surveyor, uji coba instrumen survei, serta penyesuaian logistik, guna memastikan kualitas, akurasi, dan efektivitas pengumpulan data di lapangan. Tim teknis LS Vinus dijadwalkan turun langsung ke wilayah masing-masing mulai 21 Mei 2025.
Direktur Eksekutif LS Vinus, Rizki Riyanto, menjelaskan bahwa survei akan dilakukan secara serentak selama lima hari di setiap kota dan kabupaten, dengan melibatkan 30 orang surveyor.
“Kami ingin memastikan bahwa survei ini dilakukan dengan standar kualitas tinggi, mulai dari perencanaan hingga pelaporan hasil,” ujar dalam keterangan, Rabu (21/5/25).
Rizky juga menekankan, pentingnya validitas data dalam survei tersebut, sebagai dasar pengambilan kebijakan yang kredibel.
“Seknas LS Vinus menekankan pentingnya validitas data lapangan. Oleh karena itu, agenda teknis ini sangat krusial sebagai fondasi dari survei yang akan kita lakukan,” terangnya.
Sementara itu, Founder Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi mengungkapkan, alasan pihaknya melakukan pemilihan empat wilayah tersebut sebagai lokasi survei.
“Keempat daerah ini memiliki signifikansi politik dan sosial yang tinggi. Ini menjadikan mereka sebagai wilayah yang menarik untuk dikaji, terutama dalam 100 hari pertama pemerintahan kepala daerah periode 2025–2030,” paparnya.
LS Vinus sendiri dikenal sebagai lembaga riset independen yang konsisten melakukan penelitian berbasis data empiris dan pendekatan ilmiah.
Hasil survei dari wilayah ini nantinya akan menjadi bahan analisis penting untuk memahami tren opini publik, preferensi politik masyarakat, serta isu-isu strategis menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Rangkaian kegiatan lapangan ini akan berlangsung selama dua pekan dan ditargetkan selesai pada akhir Mei 2025. Setelah itu, LS Vinus akan masuk ke tahap pengolahan data dan pelaporan, termasuk rilis resmi hasil survei yang dijadwalkan pada awal Juni mendatang.
(Pandu)







