Saturday, November 7, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Harga Tomat Naik dan Pasokan Langka, Pedagang di Pasar Cibinong Keluhkan Dampaknya

by Asep Saepudin Sayyev
June 23, 2025
in Suara Desa
0
Harga Tomat Naik dan Pasokan Langka, Pedagang di Pasar Cibinong Keluhkan Dampaknya
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com – Harga tomat di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bogor mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya dirasakan oleh para pedagang di Pasar Cibinong, yang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan dan mengalami penurunan omzet penjualan.

READ ALSO

Realisasikan BKK Tahap I 60 Persen, Pemdes Mekarsari Biayai Rehab Kantor Desa hingga Program Satu Desa Satu Sarjana

Junsam Apresiasi Desa Gunung Putri Lolos Tiga Besar Desa Berprestasi Tingkat Nasional

Salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Cibinong, Pa Asep (48) mengungkapkan, bahwa harga tomat saat ini mencapai Rp30.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp20.000.

“Tomat sekarang mahal, biasanya Rp20 ribu sekarang Rp30 ribu. Udah tiga hari ini barangnya juga susah didapat. Pengiriman dari sananya terbatas, biasanya 1 ton sekarang cuma 5 kuintal,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (23/6/25).

Selain tomat, harga bawang merah juga ikut naik menjadi Rp50.000 per kilogram dari sebelumnya Rp40.000. Sementara harga cabai mulai mengalami penurunan. Cabai merah keriting kini dijual seharga Rp40.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah turun dari Rp80.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

“Yang lagi naik itu tomat sama bawang merah. Kalau cabai sekarang sudah turun. Kemarin sempat Rp80 ribu, sekarang tinggal Rp50 ribu,” jelasnya.

Ia mengatakan, kelangkaan tomat dipicu oleh musim hujan yang membuat panen tidak maksimal, serta adanya kendala distribusi. Salah satunya akibat aturan pembatasan muatan kendaraan barang yang berdampak pada jumlah pasokan yang diterima pedagang.

“Katanya aturan dari pemerintah pusat, mobil nggak boleh bawa barang banyak-banyak. Jadi pasokan ke sini terbatas, daun bawang aja sempat naik jadi Rp40 ribu dari yang biasanya Rp15 ribu,” ungkapnya.

Namun demikian, Asep menyebut harga daun bawang kini telah kembali normal. Meski begitu, penurunan daya beli konsumen tetap terasa. Ia mengaku omzet dagangannya menurun sekitar 10 persen.

“Pembeli banyak yang ngeluh mahal. Hari ini juga sepi, biasanya ramai. Sekarang omzet turun sekitar 10 persen. Ya, alhamdulillah masih ada yang beli,” katanya.

Ia berharap, pemerintah daerah turun tangan dalam menstabilkan harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

“Mudah-mudahan harganya bisa normal lagi, kasihan juga pembeli dan pedagang,”pungkasnya.

Sementara, salahsatu penjual nasi goreng disekitar, Afka menyebut, bahwa saat ini dirinya menjual nasi goreng dagangannya tidak memakai tomat lantaran kelangkaan dan melonjaknya harga bahan pokok.

“Udah beberapa hari ga make tomat, soalnya langka. Sekalinya ada harganya lumayan mahal,” ucap dia.

(Pandu)

Tags: harga tomatPasar Cibinong

Related Posts

Realisasikan BKK Tahap I 60 Persen, Pemdes Mekarsari Biayai Rehab Kantor Desa hingga Program Satu Desa Satu Sarjana
Suara Desa

Realisasikan BKK Tahap I 60 Persen, Pemdes Mekarsari Biayai Rehab Kantor Desa hingga Program Satu Desa Satu Sarjana

November 2, 2026
Junsam Apresiasi Desa Gunung Putri Lolos Tiga Besar Desa Berprestasi Tingkat Nasional
Suara Desa

Junsam Apresiasi Desa Gunung Putri Lolos Tiga Besar Desa Berprestasi Tingkat Nasional

November 2, 2026
Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita
Suara Desa

Hadiri HUT ke-111 Desa Parung Panjang, Jaro Ade Motivasi Anak Yatim Raih Cita-Cita

October 25, 2026
Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter
Suara Desa

Desa Cileungsi Kidul Bangun Gapura Dayeuh Pajajaran Sepanjang 232 Meter

October 21, 2026
Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu
Suara Desa

BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun

October 14, 2026
BKK Rp761 Juta, Jembatan Bojong Dibangun
Suara Desa

Pemdes Sukamaju Genjot Pembangunan Infrastruktur Lewat BanKeu

October 14, 2026
Next Post
Pasokan Tomat Langka dan Harga Melonjak, Disdagin Kabupaten Bogor Akan Lakukan Pengecekan Lapangan

Pasokan Tomat Langka dan Harga Melonjak, Disdagin Kabupaten Bogor Akan Lakukan Pengecekan Lapangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Polsek Cileungsi Gerebek Markas Diduga Komplotan Curanmor di Jonggol, Pelaku Ditangkap Saat Asyik Pesta Sabu
  • Polsek Dramaga Sita 1.792 Botol Miras dari Toko Jamu, Diduga Dijual Tanpa Izin
  • Pria di Tanjungsari Terjebak Didalam Sumur Usai Selamatkan Kambingnya
  • Pemuda LIRA Bogor Raya Serukan Pemakzulan Gibran dan Pemilu Ulang
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?