Saturday, May 2, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Harga Tomat Naik dan Pasokan Langka, Pedagang di Pasar Cibinong Keluhkan Dampaknya

by Asep Saepudin Sayyev
June 23, 2025
in Suara Desa
0
Harga Tomat Naik dan Pasokan Langka, Pedagang di Pasar Cibinong Keluhkan Dampaknya
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com – Harga tomat di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bogor mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya dirasakan oleh para pedagang di Pasar Cibinong, yang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan dan mengalami penurunan omzet penjualan.

READ ALSO

‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎

Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Sumbar Pelajari Pengelolaan Desa dan Ketahanan Pangan

Salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Cibinong, Pa Asep (48) mengungkapkan, bahwa harga tomat saat ini mencapai Rp30.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp20.000.

“Tomat sekarang mahal, biasanya Rp20 ribu sekarang Rp30 ribu. Udah tiga hari ini barangnya juga susah didapat. Pengiriman dari sananya terbatas, biasanya 1 ton sekarang cuma 5 kuintal,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (23/6/25).

Selain tomat, harga bawang merah juga ikut naik menjadi Rp50.000 per kilogram dari sebelumnya Rp40.000. Sementara harga cabai mulai mengalami penurunan. Cabai merah keriting kini dijual seharga Rp40.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah turun dari Rp80.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

“Yang lagi naik itu tomat sama bawang merah. Kalau cabai sekarang sudah turun. Kemarin sempat Rp80 ribu, sekarang tinggal Rp50 ribu,” jelasnya.

Ia mengatakan, kelangkaan tomat dipicu oleh musim hujan yang membuat panen tidak maksimal, serta adanya kendala distribusi. Salah satunya akibat aturan pembatasan muatan kendaraan barang yang berdampak pada jumlah pasokan yang diterima pedagang.

“Katanya aturan dari pemerintah pusat, mobil nggak boleh bawa barang banyak-banyak. Jadi pasokan ke sini terbatas, daun bawang aja sempat naik jadi Rp40 ribu dari yang biasanya Rp15 ribu,” ungkapnya.

Namun demikian, Asep menyebut harga daun bawang kini telah kembali normal. Meski begitu, penurunan daya beli konsumen tetap terasa. Ia mengaku omzet dagangannya menurun sekitar 10 persen.

“Pembeli banyak yang ngeluh mahal. Hari ini juga sepi, biasanya ramai. Sekarang omzet turun sekitar 10 persen. Ya, alhamdulillah masih ada yang beli,” katanya.

Ia berharap, pemerintah daerah turun tangan dalam menstabilkan harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

“Mudah-mudahan harganya bisa normal lagi, kasihan juga pembeli dan pedagang,”pungkasnya.

Sementara, salahsatu penjual nasi goreng disekitar, Afka menyebut, bahwa saat ini dirinya menjual nasi goreng dagangannya tidak memakai tomat lantaran kelangkaan dan melonjaknya harga bahan pokok.

“Udah beberapa hari ga make tomat, soalnya langka. Sekalinya ada harganya lumayan mahal,” ucap dia.

(Pandu)

Tags: harga tomatPasar Cibinong

Related Posts

‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎
Suara Desa

‎Desa di Kabupaten Bogor Diminta Kelola Sampah Sendiri ‎

April 29, 2026
Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Sumbar Pelajari Pengelolaan Desa dan Ketahanan Pangan
Suara Desa

Studi Tiru ke Desa Gunung Putri, Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan Sumbar Pelajari Pengelolaan Desa dan Ketahanan Pangan

April 23, 2026
Pemkab Bogor dan TNI Gelar TMMD ke-128 di Cigudeg, Fokus Buka Akses Jalan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Suara Desa

Pemkab Bogor dan TNI Gelar TMMD ke-128 di Cigudeg, Fokus Buka Akses Jalan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

April 22, 2026
Jalur RI 1 Cijayanti Ditata, Bangunan Liar Dibersihkan dan PKL Direlokasi
Suara Desa

Jalur RI 1 Cijayanti Ditata, Bangunan Liar Dibersihkan dan PKL Direlokasi

April 19, 2026
‎Jalan GBJ Gunung Putri Rusak Lagi, Drainase dan PKL Diduga Jadi Biang Kerok
Suara Desa

‎Jalan GBJ Gunung Putri Rusak Lagi, Drainase dan PKL Diduga Jadi Biang Kerok

April 12, 2026
Desa Gunung Putri Raih Juara 3 Gapura Sri Baduga Berkat Penguatan Literasi
Suara Desa

Desa Gunung Putri Raih Juara 3 Gapura Sri Baduga Berkat Penguatan Literasi

April 10, 2026
Next Post
Pasokan Tomat Langka dan Harga Melonjak, Disdagin Kabupaten Bogor Akan Lakukan Pengecekan Lapangan

Pasokan Tomat Langka dan Harga Melonjak, Disdagin Kabupaten Bogor Akan Lakukan Pengecekan Lapangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Ratusan Ribu Ayam Mati Terpanggang di Peternakan Ciseeng
  • Laba Solusi Bangun Indonesia Melonjak 111% di Kuartal I 2026
  • ‎Pemotor Tewas Usai Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Tegar Beriman
  • Polsek Cibinong Sita 526 Butir Obat Terlarang, Dua Pelaku Diamankan
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?