SUARABOTIM.COM – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang impresif pada awal tahun 2026. Meski industri semen domestik masih berjuang menghadapi tantangan utilisasi, emiten semen ini berhasil membukukan laba bersih periode kuartal I sebesar Rp101,89 miliar, melonjak tajam 111,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari transformasi strategi yang konsisten dan pengelolaan biaya yang disiplin.
“Pertumbuhan kinerja pada kuartal I 2026 menjadi awal yang baik bagi Solusi Bangun Indonesia dalam menjaga momentum bisnis. Kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang sehat, efisiensi operasional, serta inovasi untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Rizki Kresno Edhi Hambali.
Sepanjang kuartal I 2026, SBI mencatat pendapatan sebesar Rp2,56 triliun, tumbuh 3,6% (YoY). Keberhasilan ini juga didukung oleh penguatan operasional yang berkelanjutan, terbukti dengan diraihnya sertifikat Green Label predikat Platinum untuk sejumlah pabrik utama mereka, termasuk Pabrik Narogong di Jawa Barat.
Selain itu, SBI terus berkontribusi pada infrastruktur nasional melalui teknologi beton fast track di Tol Pejagan-Pemalang serta proyek pabrik kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Subang.
Menghadapi proyeksi kenaikan konsumsi semen domestik yang masih terbatas (1%-2%), SBI mengambil langkah berani dengan memperluas jangkauan ke pasar internasional. Dengan rampungnya fasilitas dermaga terintegrasi di Tuban, Jawa Timur, perusahaan siap memulai pengiriman ekspor ke pasar Amerika Serikat.
“Ini adalah langkah progresif yang tidak hanya memperluas pasar dan meningkatkan utilitas, tetapi juga memperkuat daya saing global perusahaan dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” tegas Rizki Kresno Edhie Hambali.






