Cibinong, SuaraBotim.Com – Bencana alam melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor pada 5 hingga 7 Juli 2025. Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi hampir setiap sore hari, disertai angin kencang yang berlangsung cukup lama.
Data sementara tersebut diperoleh oleh BPBD Kabupaten Bogor dari tanggal 5 sampai 7 Juli 2025 pada 8 Juli 2025 pukul 12:00 WIB.
Kepala Bidang (Kabud) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menjelaskan, bahwa intensitas hujan yang tinggi menyebabkan peningkatan kadar air dalam tanah dan naiknya debit air di hulu sungai. Hal tersebut menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologi di berbagai titik lokasi di Kabupaten Bogor.
“Akibat curah hujan yang cukup ekstrem disertai angin kencang, banyak wilayah mengalami tanah longsor, banjir, serta pohon tumbang. Beberapa sungai meluap dan merendam permukiman warga,” kata Adam Hamdani.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Kabupaten Bogor, terdapat puluhan titik lokasi terdampak bencana selama periode 5–7 Juli 2025. BPBD juga telah merilis infografis titik-titik lokasi bencana untuk memudahkan proses tanggap darurat dan distribusi bantuan.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, relawan, serta unsur pemerintah desa terus melakukan evakuasi, penanganan darurat, dan pendataan kerusakan di wilayah terdampak.
“Untuk masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan deras masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Sebelumnya diketahui, sebanyak 70 KK di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri terdampak banjir.
Camat Gunung Putri Kurnia Indra menyatakan, bahwa kawasan tersebut memang rawan banjir, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Banjir ini disebabkan karena aliran menuju Setu Tlajung. Wilayah RW 6 dan RW 7 memang sudah menjadi langganan. Ini sejalan dengan program strategis Pak Bupati yang akan menormalisasi seluruh setu dan saluran irigasi, termasuk Setu Gunung Putri, Setu Babakan, dan Setu Tlajung,” jelasnya.
(Pandu)







