Gunung Putri, SuaraBotim.Com– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30, Gemawana Indonesia menggelar kegiatan khitanan massal untuk 23 anak di Sekretariat Gemawana Indonesia, Gang Asem, Gunung Putri Utara, RT 03/12, Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (28/9/25).
Pendiri Gemawana Indonesia, Ranu Sugianto, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang telah berdiri selama tiga dekade. Menurutnya, tantangan yang dihadapi selama ini justru menjadi motivasi untuk terus bergerak dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, pada hari ini Gemawana Indonesia genap berusia 30 tahun. Jatuh bangun sudah menjadi bagian dari perjalanan kami, dan itu bukan sesuatu yang harus ditakuti, melainkan harus dihadapi bersama,”ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
“Berkat sinergi relawan lintas komunitas, kami bisa mengadakan khitanan massal bagi 23 anak dari wilayah Gunung Putri maupun luar Gunung Putri,” sambungnya.
Selain khitanan massal, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Acara turut mendapat dukungan dari berbagai komunitas relawan, gabungan SAR, serta TNI, khususnya Danramil Gunung Putri, yang sekaligus memperingati HUT ke-80 TNI.
Ranu menambahkan, kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Gemawana Indonesia untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Kami tidak hanya berfokus pada lingkungan sekitar, tapi juga ingin memberi manfaat lebih luas. Walaupun dengan keterbatasan, kami berusaha semaksimal mungkin dengan dukungan rekan-rekan lintas komunitas,” jelasnya.
Gemawana Indonesia selama ini dikenal aktif dalam bidang kebencanaan dan kegiatan sosial. Selain itu, organisasi ini juga mendukung pembinaan atlet arung jeram melalui klub Gunung Putri Rafting, yang menjadi wadah sebelum bergabung dengan Federasi Arung Jeram Indonesia Kabupaten Bogor.
“Separuh umur saya saya dedikasikan untuk Gemawana. Harapan kami ke depan, semoga sinergi antar komunitas terus terjaga. Jangan merasa besar sendiri, karena kebersamaan dan energi yang dibagi inilah yang membuat kami mampu terus bergerak,” tambah Ranu.
Kegiatan khitanan massal kali ini menjadi yang pertama dilakukan Gemawana Indonesia dalam rangka HUT organisasi. Namun, Ranu memastikan bahwa kegiatan serupa akan menjadi program berkelanjutan.
“Insyaallah, ini akan menjadi program jangka panjang. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi komunitas lain untuk ikut berkontribusi nyata di masyarakat,” tutupnya.
(Pandu)







