Jonggol, SuaraBotim.com – Rencana pemekaran wilayah Kabupaten Bogor Timur terus mengalami perkembangan. Jika sebelumnya Jonggol diusulkan sebagai calon ibu kota Bogor Timur, kini Sukamakmur menjadi lokasi alternatif yang dinilai lebih layak secara kajian.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menjelaskan bahwa wilayah Jonggol dan Sukamakmur kini direncanakan menjadi kawasan “twin city” atau kota kembar dalam konsep pengembangan Bogor Timur.
“Di wilayah timur ada Jonggol dan Sukamakmur yang direncanakan menjadi kawasan twin city, karena memang asal muasalnya usulan ibu kota itu di Jonggol,” jelas Bambam, Sabtu (25/10/25).
Namun, berdasarkan hasil kajian sementara, wilayah Sukamakmur dinilai memiliki potensi dan kelayakan yang memadai untuk dijadikan pusat pemerintahan (ibu kota) Bogor Timur.
“Hasil kajian menunjukkan bahwa Sukamakmur secara lokasi dan kelayakan bisa dijadikan alternatif. Jadi bukan dua calon, melainkan terintegrasi. Awalnya memang Jonggol yang diusulkan ke pusat, tapi Sukamakmur ternyata lebih layak untuk dimekarkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bambam menjelaskan bahwa secara historis Sukamakmur merupakan bagian dari wilayah Jonggol. Oleh karena itu, secara kewilayahan, hubungan keduanya masih erat dan mendukung konsep pengembangan terintegrasi.
“Dulu Sukamakmur itu pecahan dari Jonggol, jadi secara wilayah masih dalam satu kawasan lama Jonggol,” ujarnya.
Selain faktor historis, rencana pemekaran ini juga mempertimbangkan perkembangan akses transportasi dan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan jalan tol yang akan melintasi kawasan tersebut.
“Prinsipnya, pengembangan wilayah ini dipadukan dengan perkembangan akses transportasi yang ada sekarang. Nanti kawasan ini juga akan dilalui tol, sehingga sangat strategis untuk pengembangan perkotaan,” ucapnya.
Dengan adanya dua wilayah potensial, Jonggol dan Sukamakmur, Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakukan kajian mendalam untuk menentukan pusat pemerintahan yang paling ideal bagi calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur.
(Pandu)







