Friday, April 17, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Relawan Jalur Menyusuri Jalan Panjang Kemanusiaan di Aceh Tamiang

by Arsyit Syarifudin
January 3, 2026
in Peristiwa
0
Relawan Komunitas Jalur sedang mendistribusikan bantuan logistik kepada penyintas banjir di Aceh Tamiang

Relawan Jalur bersihkan lumpur di area bencana. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Jarak ribuan kilometer tak menyurutkan langkah Komunitas Berbagi Jalan Lurus (Jalur) asal Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, untuk hadir membantu penyintas bencana alam di Dusun Batu 8, Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Berangkat pada Minggu malam, 28 Desember 2025, empat orang relawan Jalur menempuh perjalanan darat selama tiga hari tiga malam demi memastikan bantuan sampai langsung ke tangan masyarakat terdampak.

READ ALSO

Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada

Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh

Setibanya di lokasi, mereka langsung bergabung dengan posko relawan gabungan dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Ketua Komunitas Jalur, Hendra, mengatakan bahwa sejak tiba di Aceh Tamiang, fokus utama relawan adalah mendukung kebutuhan dasar penyintas, terutama dapur umum dan distribusi logistik.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah mendukung kebutuhan dapur umum. Makanan siap santap kami produksi di sekretariat Jalur, lalu didorong ke posko dan langsung dibagikan kepada penyintas, baik yang masih di pengungsian maupun yang sudah kembali ke rumahnya,” ujar Hendra kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (3/1/2026).

Tak tanggung-tanggung, Jalur membawa hampir 300 kilogram makanan siap santap berupa kentang mustofa dan sekitar tempe orek.

Seluruhnya diproduksi secara gotong royong sebelum keberangkatan dan dikolaborasikan dengan dapur umum yang sudah ada di lokasi bencana.

Selain makanan, Jalur juga menyalurkan living support dan perlengkapan ibadah. Sekitar 200 set perlengkapan shalat dibagikan kepada warga, ditambah 100 sajadah bantuan dari PT Universal Turkindo Velvet. Seluruh bantuan dikemas dan didistribusikan secara bertahap selama satu hari penuh.

Memasuki hari berikutnya, relawan Jalur beralih ke kegiatan pembersihan lumpur yang mengendap di fasilitas pendidikan. Beberapa lokasi yang berhasil dibersihkan antara lain Madrasah Nurul Aibah dengan empat ruang kelas yang kini kembali steril, serta TK Negeri 2 yang halaman sekolahnya sempat tertutup lumpur keras dan mushola.

“Target kami memang sarana umum, terutama sekolah dan tempat ibadah. Lumpur yang sudah mengeras cukup berat, tapi alhamdulillah bisa kami selesaikan bersama relawan lokal dan warga,” jelas Hendra.

Saat ini, kondisi Aceh Tamiang disebut sudah memasuki masa pemulihan (recovery). Berdasarkan pantauan di Posko Dusun Batu 8, sekitar 50 hingga 70 persen warga telah kembali ke rumah masing-masing.

Aktivitas ekonomi perlahan mulai bergerak, pasar kampung dan warung sayur mulai buka, meski masih terbatas.

“Secara umum kondisinya membaik. Kebutuhan makanan relatif aman, tapi kami tetap mendistribusikan makanan siap saji harian. Warga juga masih fokus membersihkan rumah dan fasilitas umum,” katanya.

Namun demikian, tantangan masih ada. Sejumlah rumah dilaporkan rusak berat, bahkan sebagian harus direhabilitasi total akibat struktur bangunan yang terdampak lumpur dan banjir.

Dalam misi kemanusiaan ini, Jalur tidak berjalan sendiri. Mereka berkolaborasi dengan berbagai lembaga, seperti Baznas Tangerang Selatan, Sinergi Bangun Negeri, serta relawan gabungan lainnya.

Setiap lembaga membawa program berbeda yang saling melengkapi, mulai dari paket perlengkapan sekolah, dukungan makanan harian, hingga rencana pembangunan sumur bor.

“Kami main di satu klaster, fokus di Dusun Batu 8, Desa Rantau Pauh. Supaya pendampingannya maksimal dan berkelanjutan,” jelas Hendra.

Secara personel, Jalur diperkirakan berada di lokasi hingga Senin, 5 Januari 2026, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan lapangan. Meski demikian, program bantuan akan tetap berjalan melalui relawan yang menetap di posko.

Lebih dari sekadar bantuan, Jalur adalah komunitas kampung yang lahir dari kepedulian. Bergerak sejak 2019 dan resmi dikukuhkan pada 5 Agustus lalu, Jalur dikenal dengan program reguler layanan ambulans gratis, serta berbagai aksi sosial lainnya.

“Jalur itu milik bersama. Siapa pun yang senang berbagi dan ingin memberi manfaat untuk masyarakat, dia bagian dari Jalur,” tutup Hendra.

Dengan semangat sederhana, Komunitas Berbagi Jalan Lurus terus menegaskan kehadirannya di tengah masyarakat berbagi bahagia, di mana pun dibutuhkan.

(Pandu)

Tags: Aksi KemanusiaanBanjir Aceh TamiangGunung PutriKomunitas JalurRelawan BogorTlajung udik

Related Posts

Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada
Peristiwa

Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada

April 17, 2026
Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
Peristiwa

Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh

April 16, 2026
‎Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎
Peristiwa

‎Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎

April 16, 2026
Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Ditemukan Meninggal Dunia, Berjarak 21 Km dari Titik Awal
Peristiwa

Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Ditemukan Meninggal Dunia, Berjarak 21 Km dari Titik Awal

April 15, 2026
‎Korsleting Listrik Picu Terbakarnya Gudang Sparepart Body Motor ‎
Peristiwa

‎Korsleting Listrik Picu Terbakarnya Gudang Sparepart Body Motor ‎

April 14, 2026
‎Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Binong Cileungsi, Polisi Lakukan Olah TKP
Peristiwa

‎Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Binong Cileungsi, Polisi Lakukan Olah TKP

April 12, 2026
Next Post
Kondisi kendaraan yang ringsek akibat tertabrak excavator yang lepas dari truk pengangkut di Jonggol

Excavator Lepas dari Truk di Jonggol, Tabrak 5 Mobil dan 1 Motor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada
  • Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Magelang, Sastra Winara: Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional
  • Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
  • Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?