Cibinong, SuaraBotim.Com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan sejumlah catatan dan masukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor terkait perencanaan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2026.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, H. Achmad Fathoni, menegaskan pentingnya perencanaan yang lebih matang dan terukur agar keterbatasan anggaran dapat dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Untuk tahun 2026, saya memberikan catatan agar perencanaan infrastruktur bisa lebih baik lagi. Dengan keterbatasan anggaran, pekerjaan yang dilaksanakan harus benar-benar yang paling dibutuhkan masyarakat dan sesuai skala prioritas,” ujar Fathoni kepada SuaraBotim.Com, Jumat (9/1/2026).
Ia menekankan, perencanaan tersebut memerlukan sinergi yang kuat antara DPRD sebagai wakil rakyat dengan jajaran birokrasi, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga unit pelaksana teknis (UPT).
Lebih lanjut, Fathoni menyampaikan, tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor pada tahun 2026. Prioritas pertama adalah penuntasan ruas Jalan Cikeas–Bojong Nangka.
Kedua, penanganan jalan dan drainase di kawasan Griya Bukit Jaya, dan ketiga perbaikan saluran drainase di jalan kabupaten tepatnya di depan Ruko Oren, Desa Ciangsana.
Selain memberikan catatan, Fathoni juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas PUPR Kabupaten Bogor atas kinerja yang telah dilakukan selama ini dalam membangun infrastruktur daerah.
“Saya mengapresiasi PUPR. Mari niatnya ditambah, tidak hanya menjalankan tugas dari pimpinan, tetapi juga menjalankan nilai pengabdian. Dalam hadis Rasulullah SAW disebutkan bahwa menyingkirkan duri di jalan adalah sedekah,” ungkapnya.
Menurutnya, PUPR Kabupaten Bogor tidak hanya sekadar menyingkirkan hambatan di jalan, tetapi telah menghadirkan jalan yang lebih mulus dan infrastruktur yang layak guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga seluruh amal dan pekerjaan yang telah dilakukan mendapatkan balasan terbaik,” pungkas Fathoni.
(Pandu)







