Jonggol, SuaraBotim.Com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bersama tim gabungan mengevakuasi tiga orang pemuda yang terjebak luapan air saat memancing di Sungai Cipamingkis, Kampung Dayeuh, Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/1/26).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut masuk dalam kategori Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) atau orang terjebak.
“Laporan kami terima pada Sabtu, 17 Januari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB dari Kecamatan Jonggol. Kejadiannya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB,” ujar Adam kepada SuaraBotim.Com.
Ia menjelaskan, ketiga korban awalnya sedang memancing di Sungai Cipamingkis. Namun, tanpa disadari debit air sungai meningkat secara tiba-tiba sehingga arus menjadi deras dan membuat korban terjebak di tengah sungai Cipamingkis.
“Tim BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi bersama unsur gabungan,” jelasnya.
Adapun data korban yang berhasil dievakuasi yakni Ikbal, Agus, dan Eko, yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.
Setelah berhasil diselamatkan, para korban langsung dibawa ke Puskesmas Jonggol untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
“Satu orang korban atas nama Ikbal dilaporkan mengalami hipotermia ringan, sementara dua korban lainnya dalam kondisi stabil,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Jonggol Kompol Hida membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa ketiga korban awalnya memancing di pinggir sungai wilayah Sukamakmur sekitar pukul 14.00 WIB.
Karena merasa lokasi di tengah sungai lebih baik, mereka kemudian menyeberang ke tengah sungai yang saat itu masih dangkal dan cuaca cerah.
“Tanpa mereka sadari, tinggi air berangsur naik dan arus menjadi deras, sehingga ketiganya terjebak di atas bebatuan besar di tengah kali,” terang Kompol Hida.
Menurutnya, meningkatnya debit air sungai diduga akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu, khususnya di daerah Cariu dan Tanjungsari. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke Polsek Jonggol sekitar pukul 15.00 WIB.
“Sekitar pukul 15.30 WIB tim gabungan mulai melakukan evakuasi. Karena arus cukup deras, evakuasi tidak bisa menggunakan perahu karet dan dilakukan secara manual menggunakan tali, dengan cara berenang menyeberangi arus sungai,” jelasnya.
Setelah melalui proses evakuasi yang cukup menantang, ketiga korban berhasil diselamatkan sekitar pukul 18.30 WIB dalam keadaan selamat. Usai pemeriksaan kesehatan, para korban dinyatakan sehat dan telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga.
(Pandu)







