Saturday, September 19, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Lipat Gandakan Target, Menkes Patok 136 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis pada 2026

by Arsyit Syarifudin
January 24, 2026
in Kesehatan
0
Lipat Gandakan Target, Menkes Patok 136 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis pada 2026

Anggota DPR RI Ravindra Airlangga saat mengikuti Cek Kesehatan Gratis. Foto: Doc. Aktualita.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SuaraBotim.Com — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menetapkan target ambisius untuk sektor kesehatan preventif nasional. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 136 juta masyarakat Indonesia mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Angka ini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan capaian tahun 2025 yang menjangkau 70 juta penerima manfaat. Budi menjelaskan bahwa dari capaian tahun lalu, pemerintah telah berhasil memetakan kondisi kesehatan masyarakat dalam berbagai klasifikasi, mulai dari kondisi sehat hingga tidak sehat.

READ ALSO

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan

‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap

“Penerima manfaat program CKG sepanjang tahun lalu sudah mencapai 70 juta. Dari situ terlihat kondisi kesehatan masyarakat kita sangat beragam,” ujar Budi di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Menkes menegaskan bahwa program CKG bukan sekadar seremoni skrining massal. Inti dari kebijakan ini adalah memastikan masyarakat tetap produktif sesuai visi Presiden Prabowo Subianto.

Inovasi utama pada pelaksanaan tahun 2026 adalah adanya sistem “tata laksana” atau tindak lanjut bagi warga yang hasil pemeriksaannya menunjukkan kondisi kurang sehat (rapor kuning) atau sakit (rapor merah).

“Pilot project-nya sudah berjalan. Kami ingin memastikan orang yang kita identifikasi kurang sehat harus ditindaklanjuti. Harus kita tata laksana agar kembali menjadi sehat,” tegas Budi.

Aspek tindak lanjut medis inilah yang menjadi pembeda signifikan. Jika tahun 2025 fokus pada perluasan akses skrining, maka tahun 2026 pemerintah berkomitmen mengawal proses pengobatan dan perawatan bagi mereka yang terjaring dalam skrining tersebut.

“Jadi selain jumlahnya naik dari 70 juta ke 136 juta, yang paling penting adalah kita mulai terapkan tata laksananya, termasuk pengobatan dan perawatannya di lapangan,” pungkasnya.

Hadirnya program ini diharapkan mampu menekan biaya pengobatan jangka panjang nasional dengan mendeteksi penyakit secara dini di level masyarakat paling bawah.

Tags: Cek Kesehatan GratisKemenkes RIMenkes Budi Gunadi SadikinPrabowo SubiantoSkrining Kesehatan

Related Posts

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan
Kesehatan

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan

September 8, 2026
‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap
Kesehatan

‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap

September 8, 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Keluarkan Imbauan Kesehatan akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Kesehatan

Dinkes Kabupaten Bogor Keluarkan Imbauan Kesehatan akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

September 7, 2026
Buntut Keracunan di SDN 01 Ciherang, Sastra Minta SPPG Perketat SOP dan Kualitas Menu MBG
Kesehatan

Buntut Keracunan di SDN 01 Ciherang, Sastra Minta SPPG Perketat SOP dan Kualitas Menu MBG

August 14, 2026
Soal Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di SDN 01 Ciherang, Dinkes Kabupaten Bogor Bungkam!
Kesehatan

Soal Hasil Lab Dugaan Keracunan MBG di SDN 01 Ciherang, Dinkes Kabupaten Bogor Bungkam!

August 14, 2026
‎Perkuat Data Penyintas Narkoba, Kemensos Gandeng Kemenkes, Kemnaker, dan BNN
Kesehatan

‎Perkuat Data Penyintas Narkoba, Kemensos Gandeng Kemenkes, Kemnaker, dan BNN

August 11, 2026
Next Post
Belanja di Outlet Jadi Pilihan Cerdas Konsumen Rasional 2026

Belanja di Outlet Jadi Pilihan Cerdas Konsumen Rasional 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Hadapi Musim Kemarau, Solusi Bangun Indonesia Perkuat Efisiensi Penggunaan Air
  • KPK RI Bawa Oleh-oleh Empat Koper Hasil Geledah Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor 1
  • ‎Tindak Lanjut Dugaan Suap HGB Summarecon, KPK Geledah Kantor ATR/BPN Bogor 1 Cibinong
  • Polisi Ungkap Penemuan Ojol yang Tewas di Pinggir Jalan, Polisi: Kecelakaan Tunggal
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?