SUARABOTIM.COM – Kebakaran yang terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Selasa (8/9/2026), mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.
Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, pemerintah mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi asap cukup tebal dan arah angin membawa asap menuju kawasan permukiman.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan, paparan asap kebakaran dapat berdampak pada kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
Asap yang terhirup berpotensi menyebabkan batuk, tenggorokan terasa gatal atau perih, sesak napas, hingga memperburuk kondisi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
“Kami mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran untuk mengurangi paparan asap. Jika kondisi memungkinkan, kurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika asap cukup tebal atau arah angin membawa asap menuju permukiman,” ujar Fusia.
Selain gangguan pada saluran pernapasan, paparan asap kebakaran juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, seperti mata merah, perih, dan berair.
Oleh karena itu, lanjut Fusia, masyarakat diminta menghindari paparan langsung serta menggunakan perlindungan yang sesuai apabila harus beraktivitas di luar ruangan.
Dinkes Kabupaten Bogor juga menyarankan masyarakat menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik saat berada di luar rumah. Penggunaan masker dinilai dapat membantu mengurangi paparan asap yang masuk ke saluran pernapasan.
“Khusus bagi bayi dan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis seperti asma, penyakit paru, atau penyakit jantung, kami meminta agar lebih berhati-hati dan membatasi paparan asap,” katanya.
Selain itu, Fusia mengucapkan, masyarakat diminta untuk menutup sementara pintu, jendela, dan ventilasi rumah apabila asap mulai masuk ke dalam ruangan. Ventilasi dapat kembali dibuka ketika kondisi udara di luar rumah sudah membaik.
Dinkes Kabupaten Bogor mengingatkan warga agar segera mendapatkan pertolongan medis apabila mengalami keluhan serius akibat paparan asap, seperti sesak napas yang semakin berat, nyeri dada, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata yang tidak kunjung membaik.
“Jangan menunggu kondisi semakin berat. Jika mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap, masyarakat dapat memeriksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Untuk kondisi kegawatdaruratan, layanan PSC 119 siap memberikan pelayanan selama 24 jam,” jelasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pun meminta masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada selama proses penanganan kebakaran TPAS Galuga berlangsung. Warga juga diharapkan mengikuti informasi serta arahan dari petugas di lapangan terkait perkembangan kebakaran dan kondisi udara di wilayah terdampak.
(Pandu)







