Friday, October 23, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Dinkes Kabupaten Bogor Keluarkan Imbauan Kesehatan akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

by Arsyit Syarifudin
September 7, 2026
in Kesehatan
0
Dinkes Kabupaten Bogor Keluarkan Imbauan Kesehatan akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty. (Fot: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengeluarkan imbauan kesehatan kepada masyarakat menyusul sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang dilaporkan mencapai wilayah Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik, khususnya terhadap kesehatan sistem pernapasan, mata, dan kulit.

READ ALSO

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat

Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat

Imbauan tersebut dikeluarkan sehubungan dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang kembali mengalami erupsi disertai sebaran abu vulkanik sejak dini hari.

Saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Menurut Fusia, abu vulkanik mengandung partikel debu halus dan material silika yang dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan.

“Gangguan tersebut di antaranya batuk, sesak napas, iritasi tenggorokan, serta dapat memperburuk kondisi penderita asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK),” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (7/9/26).

Selain itu, lanjut Fusia, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi mata berupa mata merah, perih, berair, hingga terasa seperti kemasukan benda asing. Sementara pada kulit, abu dapat memicu gatal-gatal dan kemerahan.

Dinkes Kabupaten Bogor memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti bayi dan anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit jantung dan paru-paru kronis.

“Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat abu vulkanik, kami mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Kami menyarankan penggunaan masker N95 atau minimal masker medis dua lapis,” tutur dia.

Fusia menyebut, masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak selama sebaran abu vulkanik masih terjadi. Selain itu, warga diimbau menutup pintu, jendela, dan ventilasi rumah untuk mencegah debu vulkanik masuk ke dalam ruangan.

“Untuk melindungi mata, masyarakat juga disarankan menggunakan kacamata pelindung dan menghindari penggunaan lensa kontak. Jika mata terasa perih, agar tidak menguceknya dan segera membilas mata menggunakan air bersih yang mengalir,” terangnya.

Dinkes Kabupaten Bogor juga mengimbau masyarakat untuk memperbanyak minum air putih serta menggunakan pelembap kulit guna mengurangi risiko iritasi akibat paparan debu.

“Sumber air juga perlu dilindungi dari endapan abu vulkanik dengan menutup tempat penampungan air. Buah dan sayuran harus dicuci hingga bersih sebelum dikonsumsi,” jelasnya.

Bagi pengendara sepeda motor, lanjut Fusia, masyarakat disarankan menggunakan helm dengan kaca pelindung atau kacamata serta masker saat berkendara.

Sementara itu, penderita asma, PPOK, maupun gangguan jantung diminta selalu menyiapkan obat-obatan yang biasa digunakan dan segera mencari pertolongan medis apabila kondisi kesehatan semakin memburuk.

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke Puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat apabila mengalami sesak napas berat, nyeri dada, maupun iritasi mata dan kulit yang tidak kunjung membaik.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medis atau informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Puskesmas terdekat, Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit, maupun layanan PSC 119 yang siaga selama 24 jam,” katanya.

“Kami mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang, waspada, serta menjaga kesehatan diri dan keluarga selama masa tanggap darurat sebaran abu vulkanik berlangsung,” tutupnya.

(Pandu)

Tags: Abu VulkanikDinkes Kabupaten BogorFusia MeidiawatyGunung Anak KrakatauISPAPVMBG

Related Posts

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat
Kesehatan

Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat

October 22, 2026
Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat
Kesehatan

Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Raih Penghargaan Imunisasi Terbaik di Jawa Barat

October 9, 2026
IGD RS di Kabupaten Bogor Dikeluhkan Relawan karena Kerap Penuh, Dinkes: Efek Pancaroba
Kesehatan

IGD RS di Kabupaten Bogor Dikeluhkan Relawan karena Kerap Penuh, Dinkes: Efek Pancaroba

September 30, 2026
IGD RS di Kabupaten Bogor Kerap Penuh, Relawan Ambulans Keluhkan Sulit Cari Ruang untuk Pasien
Kesehatan

IGD RS di Kabupaten Bogor Kerap Penuh, Relawan Ambulans Keluhkan Sulit Cari Ruang untuk Pasien

September 30, 2026
‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan
Kesehatan

‎Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Buka Tiga Posko Kesehatan

September 8, 2026
‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap
Kesehatan

‎Kebakaran TPAS Galuga, Dinkes Kabupaten Bogor Imbau Warga Waspada Paparan Asap

September 8, 2026
Next Post
Kumpulkan Jajaran IPPAT dan BPKAD Se-Yogyakarta, Menteri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi

Kumpulkan Jajaran IPPAT dan BPKAD Se-Yogyakarta, Menteri Nusron Sosialisasikan Transformasi Layanan Pertanahan dan Organisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • 7 Tersangka Curanmor di Gunung Putri Dilimpahkan ke Kejaksaan, 4 Orang Diduga Penadah
  • Kolaborasi Merries Jagoan Kulit Bayi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat
  • Tongkat Komando Polres Bogor Beralih, AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto
  • Peringati Hari Santri 2026, Rudy Susmanto Tekankan Peran Ulama dalam Membangun Bogor
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?