SUARABOTIM.COM – Sebuah lahan kosong di wilayah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, diduga dijadikan lokasi pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Lokasi tersebut berada tidak jauh dari aliran Sungai Cileungsi.
Dugaan aktivitas pembuangan limbah B3 itu mencuat setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang diunggah oleh warga. Dalam video tersebut, warga mengeluhkan adanya aktivitas mencurigakan berupa pembuangan limbah di lahan kosong yang berada di sekitar sungai.
Pada rekaman video yang beredar, terlihat satu unit alat berat jenis beko dan satu unit mobil truk sedang menurunkan muatan yang diduga limbah. Muatan tersebut kemudian diturunkan dari truk dan diduga akan ditimbun ke dalam tanah.
Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri, membenarkan adanya temuan alat berat yang diduga digunakan dalam aktivitas pembuangan limbah tersebut.
“Telah ditemukan satu alat berat berupa beko yang kemarin digunakan untuk pembuangan limbah B3,” ujar Daman Huri kepada SuaraBotim.Com, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Desa Gunung Putri langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
“Kami sudah melaporkan ke Polsek Gunung Putri agar alat ini dipasangi garis polisi (police line), sehingga tidak bisa keluar dari lokasi dan dapat dijadikan barang bukti,” jelasnya.
Daman Huri menambahkan, setelah video tersebut viral, tim dari Pemerintah Desa Gunung Putri turun langsung ke lokasi dan menemukan alat bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembuangan limbah B3.
Menurutnya, hingga saat ini belum diketahui secara pasti perusahaan mana yang menjadi sumber limbah tersebut. Namun, diduga terdapat oknum yang melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan penghasil limbah B3 untuk membuangnya di lokasi tersebut.
“Dari perusahaan mana belum diketahui. Informasinya, lahan kosong itu dimanfaatkan oleh oknum yang berkoordinasi dengan perusahaan penghasil limbah B3,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa alat berat beko tersebut saat ini dititipkan di sebuah area perusahaan di samping lokasi kejadian yang sudah tidak beroperasi.
“Sekarang sedang dalam tahap penyelidikan dan sudah ditangani oleh Polsek Gunung Putri,” pungkasnya.
(Pandu)







