Tuesday, September 1, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

‎Mudik Lebaran 1447 H, KPAD Bogor Ingatkan Pentingnya Mudik Ramah Anak

by Arsyit Syarifudin
March 16, 2026
in Suara Bogor
0
‎Mudik Lebaran 1447 H, KPAD Bogor Ingatkan Pentingnya Mudik Ramah Anak
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

‎SUARABOTIM.COM – Tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri tidak hanya menjadi momen silaturahmi bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang besar.
‎
‎Di balik kemeriahan tersebut, aspek perlindungan anak juga menjadi perhatian penting agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh keluarga.
‎
‎Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor, Waspada MK mengatakan, beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana Lebaran sudah mulai terasa di tengah kehidupan masyarakat, khususnya umat Islam di Indonesia.
‎
‎Menurutnya, Ramadhan dan Idul Fitri di Indonesia memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan negara lain, bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara di Timur Tengah yang merupakan pusat ajaran Islam.
‎
‎“Setiap Ramadhan dan Idul Fitri, masyarakat Indonesia memiliki tradisi yang sangat khas dan meriah. Bahkan di Timur Tengah sekalipun suasananya tidak semeriah di Nusantara,” ujar Waspada kepada SuaraBotim.Com, Senin (16/3/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, salah satu tradisi yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia adalah mudik dan halal bihalal. Tradisi ini merupakan budaya asli yang menjadi kearifan lokal masyarakat Indonesia.
‎
‎Mudik atau pulang kampung menjadi momen tahunan para perantau untuk bersilaturahmi dengan keluarga, berkumpul kembali, bahkan berbagi rezeki dengan kerabat dan sahabat di kampung halaman. Tradisi ini tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga nilai sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat.
‎
‎“Pulang kampung memberikan kenikmatan yang komprehensif, mulai dari kenikmatan spiritual, sosial hingga ekonomi. Karena itu setiap tahun jumlah pemudik selalu meningkat,” jelasnya.
‎
‎Selain mempererat hubungan kekeluargaan, tradisi mudik juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Aktivitas ekonomi dari kota-kota besar berpindah sementara ke daerah-daerah, sehingga roda perekonomian di desa turut bergerak.
‎
‎Hal ini terlihat dari kebijakan Bank Indonesia yang setiap tahun menyiapkan uang pecahan dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim Lebaran.
‎
‎“Menjelang Idul Fitri, Bank Indonesia menyiapkan uang pecahan hingga ratusan triliun rupiah. Itu artinya peredaran uang selama musim Lebaran di kampung-kampung seluruh Indonesia sangat besar,” ungkapnya.
‎
‎Berkah ekonomi tersebut juga dirasakan oleh berbagai sektor, termasuk perusahaan transportasi, jasa perjalanan, hingga badan usaha milik negara seperti PT KAI, maskapai penerbangan, dan berbagai layanan transportasi lainnya.
‎
‎Pemerintah pun turut hadir memastikan kelancaran arus mudik dengan memperbaiki berbagai sarana dan prasarana transportasi, mulai dari jalan tol, pelabuhan, bandara, hingga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok masyarakat.
‎
‎Selain itu, berbagai pihak seperti perusahaan, organisasi masyarakat, hingga pemerintah daerah juga menyediakan fasilitas mudik gratis untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
‎
‎Namun demikian, Waspada menegaskan bahwa aspek keselamatan dan perlindungan anak selama perjalanan mudik juga harus menjadi perhatian utama bagi para orang tua.
‎
‎Menurutnya, mudik yang aman dan ramah anak harus dipastikan sejak keberangkatan, selama perjalanan, hingga tiba di tujuan.
‎
‎“Orang tua harus memastikan moda transportasi yang digunakan aman bagi anak. Hindari menggunakan sepeda motor untuk perjalanan mudik jarak jauh, apalagi dengan menggendong atau membonceng anak karena sangat berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.
‎
‎Ia juga mengapresiasi, berbagai langkah pemerintah dalam meningkatkan fasilitas ramah anak di jalur mudik, seperti penyediaan ruang bermain anak, ruang laktasi, serta area istirahat di rest area yang semakin memadai dalam beberapa tahun terakhir.
‎
‎Meski demikian, ia menilai fasilitas tersebut masih perlu terus ditingkatkan demi memastikan kepentingan terbaik bagi anak selama perjalanan mudik.
‎
‎“Kita berharap mudik tahun ini menjadi momentum bersama untuk menciptakan perjalanan yang aman dan ramah anak. Anak ceria, orang tua bahagia, dan negara semakin kuat,” tutupnya.
‎
‎(Pandu)

Tags: Keselamatan MudikKPAD Kabupaten BogorMudik Ramah AnakTips Mudik LebaranWaspada MK

Related Posts

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
Suara Bogor

Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK

August 31, 2026
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
Suara Bogor

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

August 31, 2026
Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
Suara Bogor

Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

August 31, 2026
‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor
Suara Bogor

‎Fire Fighter Challenge 2026 Digelar di Pakansari, Uji Ketangkasan Petugas Damkar Kabupaten Bogor

August 30, 2026
‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik
Suara Bogor

‎Yusfitriadi Sebut Wacana Percepatan Pemilu 2029 sebagai Cek Ombak Politik

August 29, 2026
‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!
Suara Bogor

‎Ini Alasan KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor!

August 29, 2026
Next Post
‎Polres Bogor Tangkap Dua Pelaku Curas di Cileungsi, 3 Pelaku Masih DPO ‎

‎Polres Bogor Tangkap Dua Pelaku Curas di Cileungsi, 3 Pelaku Masih DPO ‎

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Bunuh Pria di Pasar Cibinong Pakai Sajam, Warga Pakansari Terancam 15 Tahun Penjara
  • Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
  • Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
  • Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?