SUARABOTIM.COM – Korban pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mengaku sempat disekap dan mengalami penganiayaan oleh para pelaku saat peristiwa tersebut terjadi.
Salah satu korban, Ibu S (66), menceritakan bahwa peristiwa perampokan itu terjadi saat dirinya sedang tertidur di rumah bersama suaminya sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.
“Saya lagi tidur, sekitar jam setengah satu malam. Tiba-tiba ada perampok masuk,” ujar Ibu S kepada SuaraBotim.Com, Senin (16/3/2026).
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti para pelaku yang masuk ke dalam rumahnya. Saat itu, dirinya bersama sang suami langsung disergap oleh para pelaku.
Menurutnya, para pelaku kemudian mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali serta lakban. Bahkan kepala korban juga ditutup dan mulutnya dibekap sehingga tidak bisa berteriak meminta pertolongan.
“Tangan saya diikat, kepala dilakban, kaki juga diikat. Saya jadi tidak bisa melakukan apa-apa,” ungkapnya.
Ibu S juga mengaku, sempat dipukul oleh para pelaku saat kejadian tersebut berlangsung. Akibatnya, ia mengalami luka lebam di bagian wajah dan sekitar mata.
“Kepala saya dipukul sampai mata dan muka saya bengkak,” katanya.
Karena kondisi saat itu sedang tertidur dan posisi tubuh sudah terikat, korban mengaku tidak mampu melakukan perlawanan terhadap para pelaku.
Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah pelaku yang terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut diperkirakan mencapai enam orang.
Menurutnya, para pelaku diduga telah mengintai rumah korban sejak malam hari sebelum akhirnya melancarkan aksi pada dini hari.
“Pelaku diperkirakan berjumlah enam orang. Mereka sudah mengintai lokasi sejak sekitar pukul 23.00 WIB dan kemudian sekitar pukul 01.00 WIB dini hari masuk ke dalam rumah korban,” jelasnya.
Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, para pelaku langsung menyergap kedua korban, yakni Ibu S dan Bapak H.
AKBP Wikha juga menambahkan, akibat perlawanan yang dilakukan oleh Ibu S, pelaku kemudian melakukan kekerasan dengan memukul korban hingga mengalami luka cukup serius.
“Korban mengalami luka lebam pada kedua mata saat ditemukan. Selain itu mulut korban juga mengeluarkan darah dan telinganya sempat mengalami gangguan pendengaran,” jelasnya.
Meski demikian, kondisi korban saat ini dilaporkan sudah mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis.
(Pandu)







