SUARABOTIM.COM – Warga Kampung Kedep RT 02/19, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan seekor ular kobra dewasa di gudang rumah warga pada Minggu (17/5/26).
Petugas dari Damkar Sektor Gunung Putri langsung menuju lokasi usai menerima laporan dari warga sekitar pukul 05.30 WIB. Sebanyak tiga personel diterjunkan untuk melakukan proses evakuasi ular berbisa tersebut.
Danru Damkar Sektor Gunung Putri, Abdul Wafi mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski sempat mengalami kendala karena ular masuk ke sela-sela tembok gudang rumah warga.
“Alhamdulillah evakuasi ular hari ini berjalan lancar. Kendalanya tadi ular sempat masuk ke sela-sela tembok, tapi saya bersama tim berhasil menangani begitu ularnya keluar langsung ditangkap dan diamankan,” ujar Abdul Wafi kepada SuaraBotim.Com.
Dalam proses penanganan, petugas menggunakan sejumlah peralatan khusus seperti hook dan grab stick untuk menangkap ular. Selain itu, petugas juga menggunakan bensin guna memancing ular keluar dari persembunyiannya.
“Kita evakuasi menggunakan hook, grab stick, dan menggunakan bensin agar ularnya keluar. Setelah keluar langsung kita tangkap menggunakan grab stick,” katanya.
Menurut Abdul Wafi, ular pada umumnya tidak menyukai aroma menyengat atau wangi-wangian. Karena itu, penggunaan cairan seperti karbol atau pembersih lantai dapat membantu mencegah ular masuk ke area rumah.
“Bensin dipakai supaya ular cepat keluar karena ular tidak suka yang wangi-wangian. Warga juga bisa menggunakan wipol, karbol, atau cairan lainnya yang memiliki aroma menyengat,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Ular yang berhasil diamankan diketahui merupakan ular kobra dewasa dengan panjang kurang lebih 1,5 meter.
Abdul Wafi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang apabila menemukan ular di lingkungan rumah dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran maupun layanan darurat 112.
“Himbauan kepada warga, kalau menemukan ular jenis apapun jangan panik. Tetap tenang, pantau posisi ularnya, lalu segera hubungi Damkar atau layanan 112. Bisa juga menggunakan karbol atau cairan wangi untuk mencegah ular masuk ke rumah,” tutupnya.
(Pandu)







