SUARABOTIM.COM – Seorang pengendara mobil diduga menjadi korban penganiayaan dan perusakan kendaraan di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi, tepatnya di depan Rumah Makan Payakumbuah, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu dini hari (17/5/26).
Peristiwa tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian. Pelaku diketahui masih dalam pencarian aparat Polsek Gunung Putri.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra mengatakan, kejadian bermula saat korban mengendarai mobil AION Y Plus warna hitam bernomor polisi B-1270-TCO di Jalan Alternatif Cibubur, wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, sekitar pukul 00.33 WIB.
“Korban melihat kendaraan BYD ATTO 1 warna kuning stabilo keluar dari Jalan Masjid At Taqwa dan langsung mengambil jalur tengah. Karena kaget, korban membunyikan klakson panjang satu kali,” ujar Kompol Aulia kepada SuaraBotim.Com, Senin (18/5/26).
Meski sempat terkejut, korban memilih melanjutkan perjalanan lantaran tidak terjadi insiden saat itu. Namun, ketika melintas di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, mobil pelaku diduga mulai memepet kendaraan korban.
Setibanya di depan Rumah Makan Payakumbuah, kendaraan korban disebut dihalangi hingga berhenti. Pelaku kemudian turun seorang diri dan diduga langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.
“Pelaku memukul korban menggunakan tangan mengepal ke arah bibir sebanyak dua kali dan ke rahang kanan sebanyak dua kali,” jelasnya.
Tak hanya melakukan penganiayaan, kata Kompol Aulia, pelaku juga diduga merusak kendaraan korban. Spion kanan dipukul hingga rusak, wiper depan sebelah kanan dipatahkan, serta pintu depan dan bumper belakang mobil ditendang. Dalam aksi tersebut, pelaku juga sempat mengeluarkan ancaman kepada korban.
“Pelaku sempat berkata, ‘Gua tembak lu! Mau gua tembak?’ dan juga mengatakan ‘Gua bawa bayi!’,” ungkapnya.
Usai kejadian, korban memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari hal-hal yang lebih buruk dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Terkait dugaan pelaku membawa senjata api, Kompol Aulia, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman.
“Itu kita belum tahu, tapi dari keterangan pelapor hanya berupa ancaman,” tegas Kompol Aulia.
Saat ini, polisi masih memburu pelaku dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan penganiayaan dan perusakan tersebut.
(Pandu)







