SUARABOTIM.COM – Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 akan diperingati secara istimewa di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada 2–3 Juni 2026 mendatang.
Perayaan tahun ini disebut akan menjadi momen berbeda karena digelar langsung di wilayah yang sarat nilai sejarah dan budaya.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menyampaikan, penetapan lokasi peringatan HJB di Malasari merupakan gagasan Bupati Bogor sebagai upaya menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.
“Ya, makanya Pak Bupati mengajak kita semua untuk mengulang sejarah, mengingatkan kembali sejarah kepada kita. HJB ke-544 ini diminta dirayakan di Malasari, tentu ini semangat baru bagi kita untuk memperingati HJB di sana,” ujar Sastra kepada SuaraBotim.Com, Minggu (24/5/26).
Selain konsep pelaksanaan yang berbeda, peringatan HJB tahun ini juga akan menampilkan nuansa budaya Sunda. Para peserta, termasuk unsur DPRD, rencananya akan mengenakan pakaian adat seperti pangsi sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat setempat.
“Kalau pakaian, kami lihat di tata tertib DPRD pakai pakaian Sunda. Insyaallah kami memakai pangsi supaya bisa lebih dekat dengan masyarakat di sana,” tutupnya.
Sementara itu, rangkaian kegiatan HJB ke-544 juga akan diisi dengan agenda resmi seperti upacara dan rapat paripurna DPRD yang dikemas secara khusus di lokasi perayaan.
Peringatan HJB di Malasari ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat identitas sejarah, budaya, dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor.
(Pandu)







