Sunday, September 13, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Pendidikan

Begini Harapan Guru di Malasari pada Momentum HJB ke-544!

by Arsyit Syarifudin
June 3, 2026
in Suara Pendidikan
0
Begini Harapan Guru di Malasari pada Momentum HJB ke-544!

Salah satu guru yang berasal dari Desa Malasari, Hapit mempunyai harapan yang sangat bagus untuk para pelajar di desa nya. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, khususnya di sektor pendidikan.

Salah seorang guru sekaligus warga Desa Malasari, Hapit, berharap pemerintah dapat terus meningkatkan pemerataan pembangunan pendidikan di wilayah pelosok Kabupaten Bogor.

READ ALSO

Tingkatkan Indeks Pendidikan, Solusi Bangun Indonesia Salurkan Beasiswa ‘BISA PISAN’ untuk 500 Pelajar di 9 Desa

‎270 Siswa Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga

Menurut Hapit, masih terdapat sejumlah kebutuhan mendasar yang harus menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait ketersediaan fasilitas pendidikan tingkat menengah pertama dan menengah atas di Desa Malasari.

“Harapan kami pada Hari Jadi Bogor ke-544 ini, khususnya dari kalangan guru di Kecamatan Nanggung, semoga ke depan pendidikan semakin baik dan ada pemerataan pembangunan di bidang pendidikan,” ucapnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini Desa Malasari belum memiliki sekolah SMP Negeri maupun SMA Negeri yang berdiri secara mandiri. Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar bagi sebagian siswa belum berjalan secara optimal.

Menurutnya, saat ini terdapat SMP yang masih menginduk atau berbagi fasilitas dengan SMA Negeri sehingga aktivitas pembelajaran harus menyesuaikan dengan ketersediaan ruang kelas.

“Karena saya juga warga Desa Malasari, saya melihat langsung kondisi pendidikan di sini. Saat ini ada SMP yang masih menginduk ke SMA Negeri karena keterbatasan fasilitas,” katanya.

“Tentunya kami berharap ke depan ada pembangunan SMP Negeri atau SMA Negeri yang berdiri sendiri agar pendidikan anak-anak bisa lebih baik,” lanjut dia.

Hapit menilai, keberadaan sekolah negeri di Desa Malasari sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memberikan akses belajar yang lebih mudah bagi para pelajar.

Pasalnya, sekolah negeri terdekat berada cukup jauh dari permukiman warga sehingga membutuhkan waktu tempuh dan biaya transportasi yang tidak sedikit.

“SMP Negeri terdekat jaraknya cukup jauh. Aksesnya juga tidak mudah dan biaya transportasi yang harus dikeluarkan orang tua cukup besar. Karena itu kami berharap pemerintah bisa menghadirkan sekolah negeri di Desa Malasari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas pendidikan akan menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Desa Malasari dan Kecamatan Nanggung secara umum.

Menurut Hapit, keberadaan SMP Negeri maupun SMA Negeri di Desa Malasari akan membuka peluang lebih besar bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus terkendala jarak dan biaya.

“Kami ingin anak-anak di Desa Malasari memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dengan adanya sekolah negeri di sini, tentu mereka akan lebih mudah mengakses pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Selain infrastruktur pendidikan, Hapit juga berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat segera menjangkau sekolah-sekolah di Desa Malasari. Ia menyebut hingga saat ini program tersebut belum dirasakan oleh para siswa di wilayahnya.

“Kami juga berharap pemerataan program Makan Bergizi Gratis bisa segera terlaksana di Desa Malasari. Sampai sekarang program itu belum ada di sini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa direalisasikan agar anak-anak mendapatkan manfaatnya,” harapnya.

Terlebih, Hapit menambahkan, peringatan HJB ke-544 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan di sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

“Dengan perhatian pemerintah terhadap pendidikan dan program-program yang menyentuh langsung masyarakat, kami optimistis Desa Malasari bisa semakin maju dan kualitas pendidikan anak-anak di sini terus meningkat,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: Desa Malasari NanggungHari Jadi Bogor 544Jurnal Pendidikan BogorMakan Bergizi GratisRudy Susmanto

Related Posts

Tingkatkan Indeks Pendidikan, Solusi Bangun Indonesia Salurkan Beasiswa ‘BISA PISAN’ untuk 500 Pelajar di 9 Desa
Suara Pendidikan

Tingkatkan Indeks Pendidikan, Solusi Bangun Indonesia Salurkan Beasiswa ‘BISA PISAN’ untuk 500 Pelajar di 9 Desa

August 24, 2026
‎270 Siswa Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga
Suara Pendidikan

‎270 Siswa Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga

August 21, 2026
Renovasi SDN 01 Cileuksa Diresmikan, Jaro Ade Soroti Pentingnya Investasi Pendidikan
Suara Pendidikan

Renovasi SDN 01 Cileuksa Diresmikan, Jaro Ade Soroti Pentingnya Investasi Pendidikan

August 14, 2026
Mathla’ul Anwar Rayakan Milad ke-110 di Kabupaten Bogor, Tegaskan Komitmen Perkuat Peran di Masyarakat
Suara Pendidikan

Mathla’ul Anwar Rayakan Milad ke-110 di Kabupaten Bogor, Tegaskan Komitmen Perkuat Peran di Masyarakat

August 12, 2026
Pasca Banjir, Siswa SMP Insani Sorkam Belajar di Kelas Darurat
Suara Pendidikan

Pasca Banjir, Siswa SMP Insani Sorkam Belajar di Kelas Darurat

August 10, 2026
Penanganan Anjal di Kabupaten Bogor: Dinsos Lakukan Penertiban hingga Reunifikasi Keluarga
Suara Pendidikan

Jelang MPLS, Sekolah Rakyat Jasinga Krisis Air Bersih

August 10, 2026
Next Post
Atur Sendiri Jadwal Kedatangan ke Kantah dengan Fitur Antrian Daring di Sentuh Tanahku

Atur Sendiri Jadwal Kedatangan ke Kantah dengan Fitur Antrian Daring di Sentuh Tanahku

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Ratusan Bobotoh Padati Sujud’s Cileungsi, Nobar Persija vs Persib Berlangsung Meriah
  • Api TPAS Galuga Membesar Lagi, Wawalkot Bogor Pimpin Pemadaman Hingga Dini Hari
  • Kebakaran Hebat di Nanggewer Mekar Bogor, 4 Rumah Kontrakan Ludes Dilalap Api
  • Debut Pahit Garudayaksa FC, Takluk 0-2 dari Persik Kediri di Pakansari
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?