SUARABOTIM.COM – Upaya perbaikan ruang kelas yang mengalami kerusakan berat di SMPN 1 Klapanunggal mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Bogor. Sejumlah anggota dewan turun langsung meninjau proses renovasi yang saat ini dikerjakan secara gotong royong oleh Pemerintah Desa Klapanunggal bersama Laskar Gerindra.
Kunjungan tersebut dihadiri Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor H. Ansori Setiawan, Anggota Komisi IV Hj. Nunur Nurhasdian, serta Anggota Komisi II Candra Kusuma. Mereka melihat secara langsung kondisi bangunan yang sebelumnya tidak dapat digunakan setelah bagian atap ruang kelas ambruk, Sabtu (18/7/2026).
H. Ansori Setiawan mengatakan, kolaborasi berbagai pihak dalam memperbaiki fasilitas pendidikan merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar. Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD terus mendorong peningkatan kualitas sarana pendidikan agar siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.
“Kami ingin memastikan para pelajar memperoleh fasilitas belajar yang layak. Kehadiran kami juga sebagai bentuk dukungan terhadap semangat gotong royong yang dilakukan Pemerintah Desa Klapanunggal dan Laskar Gerindra dalam memperbaiki ruang kelas ini,” ujarnya.
Ia berharap renovasi dapat segera diselesaikan sehingga ruang kelas yang sebelumnya rusak bisa kembali dimanfaatkan oleh para siswa pada kegiatan belajar mengajar.
Di sisi lain, Humas SMPN 1 Klapanunggal, Sugandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses renovasi. Ia mengungkapkan bahwa kerusakan akibat ambruknya atap membuat ruang kelas tersebut tidak lagi dapat digunakan sehingga membutuhkan penanganan segera.
Menurutnya, bantuan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, Pemerintah Desa Klapanunggal, serta seluruh pihak yang terlibat menjadi dorongan besar bagi sekolah untuk kembali menyediakan ruang belajar yang aman dan representatif bagi peserta didik.
Perbaikan ruang kelas secara gotong royong ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di Kabupaten Bogor.
(Deni supriadi)






