SUARABOTIM.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi kinerja Polres Bogor yang berhasil mengungkap puluhan kasus peredaran narkotika dan obat keras tertentu (OKT) dalam beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen aparat kepolisian dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Sastra Winara menyampaikan, ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Bogor, khususnya Satuan Reserse Narkoba, yang telah berhasil mengungkap berbagai jenis narkotika dan obat keras yang beredar di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Bogor yang telah berhasil mengungkap berbagai jenis narkoba. Ini merupakan kerja keras yang patut diapresiasi,” ujar Sastra Winara, Selasa (21/7/2026).
Ia juga mengapresiasi, penyampaian Bupati Bogor terkait besarnya barang bukti yang berhasil diamankan, termasuk jutaan butir obat keras tertentu. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan tersebut telah mencegah barang-barang berbahaya itu beredar dan dikonsumsi masyarakat.
“Kalau tidak salah jumlahnya mencapai jutaan butir. Tentu ini menjadi hal yang sangat positif karena barang-barang tersebut tidak sampai kepada warga dan masyarakat Kabupaten Bogor. Hari ini semuanya berhasil diamankan oleh Polres Bogor,” katanya.
Meski demikian, Sastra menegaskan, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Ia menilai diperlukan sinergi seluruh unsur pemerintah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat berjalan lebih efektif.
Menurutnya, kolaborasi antara Polres Bogor, Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, serta seluruh unsur Forkopimda menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Seperti yang telah disampaikan, kita harus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda. Tidak bisa hanya Polres yang bekerja sendiri atau Kodim sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama,” tegasnya.
Selain penegakan hukum oleh aparat, Sastra juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Ia berharap seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, hingga keluarga, dapat berperan aktif memberikan pemahaman agar generasi muda terhindar dari penyalahgunaan narkotika.
“Kalau kepolisian fokus pada penindakan dan pencegahan, maka kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.
(Pandu)







