SUARABOTIM.COM – Seorang bocah berinisial Y (11), siswa kelas 5 sekolah dasar (SD), meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Cileungsi, Kali Wika, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Rabu (2/9/26).
Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama lima orang lainnya berenang di aliran sungai sekitar lokasi kejadian.
Salah satu warga sekitar, Monok mengatakan, korban diduga terpeleset saat berenang hingga masuk ke bagian sungai yang lebih dalam.
“Jadi lagi berenang, di ujung, berenam,” kata Monok kepada SuaraBotim.Com.
Menurutnya, lanjut Monok, kondisi dasar sungai di sekitar lokasi cukup licin karena terdapat banyak wadas atau batu kali. Kondisi tersebut diduga membuat korban terpeleset dan kemudian tenggelam.
“Dia kayaknya kepeleset ke tempat dalam, soalnya di situ banyak wadas, semacam batu kali yang licin,” ujarnya.
Monok mengungkapkan, korban diketahui baru tinggal di wilayah tersebut sekitar satu bulan. Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, korban baru ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB atau lebih dari satu jam setelah kejadian.
“Keadiannya perkiraan jam 12-an, cuma ketemunya sekitar jam setengah 2-an, kurang lebih sejam lebih ketemunya,” ungkapnya.
Setelah ditemukan, Monok menyebut, korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.
“Sekarang sudah di rumah duka,” tuturnya.
Korban Y diketahui masih duduk di bangku kelas 5 SD. Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar, mengingat kondisi aliran sungai yang memiliki bebatuan licin dan sejumlah bagian yang cukup dalam.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti korban tenggelam.
Petugas juga masih melakukan pendataan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
(Pandu)







